Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pendidikan di negara-negara maju dan mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadaptasi dalam konteks pendidikan Indonesia. Penguasaan terhadap sistem pendidikan negara maju menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. Negara-negara seperti Finlandia, Jepang, dan Korea Selatan dikenal memiliki sistem pendidikan yang menekankan pada fleksibilitas kurikulum, pemanfaatan teknologi, kreativitas, inovasi, serta kemandirian belajar siswa. Dengan mengadopsi prinsip-prinsip tersebut secara selektif, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kualitas guru, efektivitas pembelajaran, serta manajemen sekolah tanpa mengabaikan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan sumber data diperoleh melalui kajian literatur dari jurnal ilmiah, buku, dan laporan lembaga internasional seperti OECD dan UNESCO. Analisis data menggunakan metode analisis isi (content analysis) dengan langkah-langkah pengumpulan data, pengelompokan tema (kurikulum, guru, teknologi, pembelajaran), serta analisis relevansi dengan konteks Indonesia. Triangulasi sumber dilakukan untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendidikan negara maju memiliki karakteristik utama berupa kurikulum fleksibel, pembelajaran berbasis kompetensi, serta penghargaan tinggi terhadap profesionalisme guru. Adaptasi prinsip-prinsip tersebut secara kontekstual dapat memperkuat mutu pendidikan nasional dan mencetak generasi Indonesia yang unggul, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat global.