Urgensi penelitian ini adalah mengetahui peran petani lokal dalam memastikan keberlanjutan ketahanan pangan di tingkat lokal, melalui pelatihan efektif, peningkatan akses terhadap teknologi pertanian dalam sektor pertanian. Tujuan penelitian mengidentifikasi pemberdayaan petani lokal melalui pelatihan dan akses teknologi untuk meningkatkan ketahanan pangan di kelurahan motoboi kecil kecamatan kotamobagu selatan, diharapkan berkontribusi pada ketahanan pangan berkelanjutan sehingga mampu menyelesaikan permasalahan terkait dengan rencana induk riset nasional bidang fokus pangan dengan tema pengembangan sumber daya manusia pertanian, topik pola pengembangan SDM pertanian masyarakat tradisional/lokal. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara (kuisioner),FGD. Jumlah penduduk sebanyak 1.546 keluarga dan terbagi dalam 16 RT,35 responden yang diambil dari masing-masing RT, Hasil penelitian menunjukan 71,4% menyatakan pelatihan pertanian yang diberikan sangat membantu meningkatkan keterampilan budidaya, manajemen usaha tani. 65,7% mengakui bahwa akses terhadap teknologi pertanian (alat produksi, informasi digital) mempercepat produksi,meningkatkan efisiensi usaha tani. 60% menyebutkan adanya peningkatan produktivitas hasil panen setelah mengikuti program pelatihan. 54,2% merasakan kemudahan mengakses informasi. 48,5% mengeluhkan keterbatasan sarana prasarana, pendanaan dan serta 42,8% menyoroti rendahnya literasi digital. Dengan demikian dampak pemberdayaan meningkatkan ketersediaan pangan,memperkuat ketahanan pangan masyarakat, pemberdayaan berbasis pelatihan akses teknologi menjadi strategi efektif dalam mengoptimalkan potensi petani lokal dalam kemandirian pangan.