Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Urgensi Pemikiran Ibnu Khaldun pada Sosial Politik di Indonesia Zulfiah , Zulfiah
CONSTITUO : Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik Vol 4 No 2 (2025): CONSTITUO Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara Islam (Siyasah Syar'iyyah) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/constituo.v4i2.6337

Abstract

Pemikiran Ibnu Khaldun dalam Muqaddimah menawarkan analisis mendalam mengenai dinamika sosial dan politik, khususnya melalui konsep ‘ashabiyyah, kekuasaan, dan siklus peradaban. Dalam konteks Indonesia yang plural dan dinamis secara sosial-politik, pemikiran tersebut memiliki urgensi untuk dikaji kembali sebagai kerangka analisis alternatif terhadap fenomena sosial-politik kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber data diperoleh dari karya utama Ibnu Khaldun, buku-buku ilmiah, jurnal nasional dan internasional, serta literatur relevan yang membahas teori sosial-politik klasik dan aplikasinya dalam konteks modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ‘ashabiyyah relevan dalam menjelaskan solidaritas kelompok, pembentukan kekuasaan politik, serta dinamika konflik dan integrasi sosial di Indonesia. Selain itu, teori siklus kekuasaan Ibnu Khaldun dapat digunakan untuk membaca fenomena pergantian elite, stabilitas pemerintahan, dan tantangan demokrasi. Pemikiran Ibnu Khaldun tidak hanya bersifat historis, tetapi juga kontekstual dan aplikatif dalam memahami realitas sosial-politik Indonesia yang dipengaruhi oleh faktor budaya, agama, dan kepentingan politik. Pemikiran Ibnu Khaldun memiliki urgensi tinggi sebagai perspektif teoritis dalam analisis sosial-politik Indonesia dan dapat memperkaya khazanah keilmuan sosial-politik kontemporer.