hanum, aliyah nuraini
FISIP Universitas Tanjungpura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penonjolan Nilai Berita Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Hi!Pontianak hanum, aliyah nuraini
SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi Vol 19, No 2 (2025): SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/s:jk.v19i2.9011

Abstract

Peristiwa kecelakaan pesawat menimbulkan banyak harapan pada media massa. Terutama media online. Kecepatan, ketepatan, juga keberlanjutan situasi menjadi informasi yang ditunggu oleh masyarakat. Hi! Pontianak sebagai salah satu media online di Kota Pontianak menjadi salah satu sumber informasi masyarakat berkaitan dengan kecelakaan pesawat Sriwijaya SJ-182 tanggal 9 Januari 2021 lalu. Perihalnya, korban kecelakaan didominasi berasal dari Kota Pontianak. Hi! Pontianak sebagai media lokal membingkai peristiwa ini secara kontinyu sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi  seleksi dan penonjolan isu menurut nilai berita dalam kegiatan jurnalisme online mengenai kecelakaan Pesawat Sriwijaya SJ-182. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif  dengan metode studi kasus.  Proses Produksi Berita dari  Teknik pengumpulan data melalui observasi 58  naskah berita, focus group discussion dengan pihak redaksi Hi! Pontianak, wawancara mendalam dengan pemimpin redaksi dan informan pendukung, serta dokumentasi dengan penelusuran referensi yang menunjang penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya proses jurnalisme online yang membingkai seleksi isu dan penonjolan isu tertentu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan pemilihan unsur berita  yang dominan berupa important, timeliness, proximity, prominence dan human interest. Simpulannya, jurnalisme online yang dilakukan di Hi! Pontianak mengalami modifikasi proses redaksi untuk menyesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat. Faktor pertimbangan emosi dan profesionalitas jurnalis juga mewarnai proses jurnalisme online.