Akreditasi madrasah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan sebagai ujung tombak mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana akreditasi menjadi instrumen pengembangan profesional bagi guru dan tenaga kependidikan, serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di madrasah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research), dengan mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis literatur, jurnal ilmiah, buku,dan dokumen resmi terkait akreditasi madrasah, pengembangan kompetensi guru, dan manajemen tenaga kependidikan. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai mekanisme akreditasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akreditasi mendorong guru meningkatkan kompetensi pedagogik, kepribadian, dan sosial melalui refleksi diri, inovasi metode dan media pembelajaran, serta keterlibatan dalam kegiatan pengembangan profesional seperti workshop, seminar,dan pelatihan. Selain itu, akreditasi menuntut peningkatan kualitas dokumentasi pembelajaran sehingga guru bekerja lebih sistematis dan akuntabel. Tenaga kependidikan juga memperoleh manfaat signifikan berupa peningkatan keterampilan administrasi, manajerial, teknis, pemahaman regulasi pendidikan, serta kemampuan koordinasi dan komunikasi. Sinergi antara guru dan tenaga kependidikan dalam proses akreditasi membangun budaya kerja kolaboratif, adaptif, dan berorientasi mutu, sementara dukungan pimpinan madrasah yang visioner semakin memperkuat efektivitas proses ini. Dengan demikian, akreditasi berfungsi tidak hanyasebagai alat penilaian formal, tetapi juga sebagai instrumen pembelajaran bersama yang meningkatkan kompetensi individu dan kualitas madrasah secara menyeluruh.