Hartawijaya, Lienita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kelelahan Kerja, Keseimbangan Kerja-Kehidupan, Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Di Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) Kuliner Di Kota Denpasar Hartawijaya, Lienita
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v7i1.1971

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam mendukung keberlanjutan dan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner di Kota Denpasar. Beban kerja yang tinggi dan sumber daya manusia yang terbatas seringkali menyebabkan kelelahan (burnout) dan kesulitan dalam menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, yang dapat berdampak negatif pada kinerja karyawan. Selain itu, kompetensi karyawan dianggap sebagai unsur krusial dalam mencapai hasil kerja yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelelahan kerja, keseimbangan kerja-kehidupan, dan kompetensi terhadap kinerja karyawan di UMKM kuliner di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari karyawan yang bekerja di UMKM kuliner di Kota Denpasar, dengan sampel dipilih menggunakan metode sampling purposif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sementara keseimbangan kerja-kehidupan dan kompetensi memiliki pengaruh positif dan signifikan. Secara bersamaan, burnout, keseimbangan kerja-kehidupan, dan kompetensi secara signifikan mempengaruhi kinerja karyawan. Berdasarkan hasil ini, pemilik UMKM kuliner disarankan untuk mengelola beban kerja secara efektif, mendukung keseimbangan kerja-kehidupan, dan meningkatkan kompetensi karyawan melalui pelatihan dan pengembangan berkelanjutan.