Aljauharie Tantowie, Tanto
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KURIKULUM PAI DI PESANTREN SALAF: OBSERVASI LAPANGAN DI PONDOK PESANTREN RIYADLUL ULUM TEMPURSARI Rofi Shohibuddin, Muhammad; Aljauharie Tantowie, Tanto
As-Sulthan Journal of Education Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Pesantren Salaf berdasarkan hasil observasi lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara yang dilakukan di Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Tempursari, Desa Panaragan, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Fokus kajian meliputi desain pengembangan kurikulum, pendekatan pengembangan kurikulum, tujuan PAI, isi atau materi pembelajaran, proses belajar mengajar, serta evaluasi kurikulum PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum PAI di Pesantren Salaf tidak disusun dalam bentuk dokumen tertulis, melainkan berkembang secara tradisional melalui alur pengajian kitab kuning yang diwariskan secara turun-temurun dan berada di bawah otoritas pengasuh pesantren. Pendekatan pengembangan kurikulum bersifat tradisional-transmisi yang menekankan tafaqquh fi al-din, namun tetap adaptif terhadap kebutuhan sosial santri. Tujuan PAI diarahkan pada pembentukan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia santri secara holistik. Materi PAI berfokus pada ilmu-ilmu keislaman klasik yang bersumber dari kitab turats, sementara proses pembelajaran dilakukan melalui metode bandongan, sorogan, dan halaqah yang dipadukan dengan pembiasaan dan keteladanan. Evaluasi kurikulum dilaksanakan secara kualitatif dan berkelanjutan dengan menekankan pemahaman kitab dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan bahwa kurikulum PAI di Pesantren Salaf memiliki karakteristik khas yang berorientasi pada pembentukan kepribadian Islami dan kesalehan sosial santri.