Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI KESEHATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN ANGKA KESAKITAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN VIM, KECAMATAN ABEPURA, KOTA JAYAPURA Pulo, Eldad Onesiforus Sopater; Naomi F. Jober; Hendrik Kiswanto Mendrofa
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kelurahan Vim, Kecamatan Abepura, Kota Jayapura, yang termasuk wilayah dengan kasus DBD tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan DBD. Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan aparat Kelurahan Vim dengan sasaran utama masyarakat setempat melalui edukasi mengenai DBD dan pentingnya PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan kegiatan dinilai berhasil berdasarkan tiga indikator utama. Pertama, jumlah peserta yang hadir mencapai target dan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi. Kedua, seluruh materi tersampaikan dengan baik dan sistematis, mulai dari pengenalan penyakit hingga upaya pencegahan. Ketiga, terjadi peningkatan pemahaman peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test, dari 66,67% menjadi 80%. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi PHBS efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat sebagai langkah preventif terhadap DBD.
HUBUNGAN TINGKAT KELELAHAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN HIV/AIDS DI RSUD JAYAPURA Eldad Onesiforus Sopater Pulo; Naomi F. Jober; Hendrik Kiswanto Mendrofa
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan global yang berdampak signifikan pada kualitas hidup pasien. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2024 tercatat ada 570.000 kasus HIV/AIDS di Indonesia, sementara di Kota Jayapura terdapat 8864 kasus HIV/AIDS. Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pasien HIV/AIDS adalah kelelahan, yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari dan kualitas tidur. disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk efek samping dari pengobatan antiretroviral (ART), kondisi kesehatan mental, dan dampak dari penyakit itu sendiri. Kualitas tidur yang buruk dapat memperburuk kondisi kesehatan fisik dan mental pasien, serta memperlambat proses pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kelelahan dan kualitas tidur pada pasien HIV/AIDS yang dirawat di RSUD Jayapura. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain cross-sectional yang mengkaji hubungan antara variabel independen (tingkat kelelahan) dengan variabel dependen (kualitas tidur). Populasi yang digunakan adalah seluruh pasien yang terdiagnosa HIV/AIDS di RSUD Jayapura, dengan sampel di tentukan menggunakan non proability sampling dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampe sebanyak 31 pasien dan analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 64,5% responden mengalami kelelahan ringan, dan 51,6% responden memilki kualitas tidur buruk. Hasil analisis statistic menggunakan uji Spearman Rank menunjukkan ilai korelasi 0,583 menunjukkan hubungan positif yang kuat antara tingkat kelelahan dan kualitas tidur. Nilai p-value 0,001 (< 0,05) menunjukkan bahwa hubungan sangat signifikan secara statistik.