Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengalaman magang terhadap kesiapan kerja mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah di UIN Syahada Padangsidimpuan. Dalam era persaingan kerja yang semakin ketat, kesiapan kerja menjadi faktor krusial bagi lulusan perguruan tinggi. Program magang dirancang sebagai jembatan antara dunia akademik dan industri, namun efektivitasnya seringkali bervariasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan 30 mahasiswa angkatan 2020 yang telah menyelesaikan magang, serta observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas program magang dipersepsikan secara berbeda oleh mahasiswa. Sebagian mahasiswa merasa program ini sangat efektif karena memberikan pengalaman praktis yang relevan, meningkatkan kepercayaan diri, dan mengasah keterampilan teknis serta soft skill. Namun, sebagian besar lainnya merasa program magang belum efektif karena beberapa faktor, seperti durasi yang terlalu singkat, tugas yang tidak relevan dan bersifat administratif, serta kurangnya kepercayaan dan bimbingan dari pihak lembaga tempat magang. Faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan kerja teridentifikasi berasal dari faktor internal (motivasi dan kompetensi mahasiswa) dan faktor eksternal (kualitas program magang). Disimpulkan bahwa meskipun program magang memiliki potensi besar, implementasinya perlu dievaluasi untuk memastikan setiap mahasiswa mendapatkan pengalaman yang bermakna dan sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk meningkatkan kesiapan kerja secara optimal.Kata Kunci: Efektivitas, Pengalaman Magang, Kesiapan Kerja, Perbankan Syariah, Mahasiswa.