Kehidupan di pondok pesantren kerap menuntut siswa untuk menyeimbangkan aktivitas akademik dan kehidupan religius yang intens, sehingga tidak jarang menimbulkan tekanan yang dapat berujung pada kelelahan akademik. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan efikasi diri akademik terhadap kelelahan akademik pada siswa yang tinggal di pondok pesantren Yayasan Bina’ul Akram. Subjek penelitian berjumlah 100 siswa dari tingkat MTs dan MA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tinggal di lingkungan pondok pesantren. Instrumen yang digunakan meliputi Skala MBI-SS untuk kelelahan akademik, MSPSS untuk dukungan sosial, dan TASES untuk efikasi diri akademik, dengan validitas dan reliabilitas yang telah diuji sebelumnya. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kelelahan akademik (R² = 0,759, p < 0,05), sedangkan efikasi diri akademik juga berpengaruh negatif namun dengan pengaruh yang lebih kecil (R² = 0,043, p < 0,05). Secara simultan, kedua variabel independen ini memberikan kontribusi sebesar 76,7% terhadap variabilitas kelelahan akademik siswa (R² = 0,767). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial dan efikasi diri akademik yang dimiliki siswa, semakin rendah tingkat kelelahan akademik yang mereka alami. Temuan ini menegaskan pentingnya peran lingkungan sosial dan keyakinan individu dalam mengurangi kelelahan akademik di lingkungan pesantren yang memiliki dinamika unik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan intervensi psikologis dan strategi pembelajaran yang mendukung kesejahteraan akademik siswa.