This Author published in this journals
All Journal Jurnal Orasi
Maulana, Rifky
Universitas Pamulang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL: ANALISIS PROMOSI DAN KEMASAN KONTEN DALAM SELEBRASI HARI KEMERDEKAAN 2025 DI INSTAGRAM (STUDI PADA AKUN INSTAGRAM @JCOINDONESIA) Maulana, Rifky; Susanto, Rofian Dedi; Andini, Diah Tri
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 16, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v16i2.22495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran digital yang dilakukan oleh akun Instagram @jcoindonesia dalam menyambut Selebrasi Hari Kemerdekaan Indonesia 2025, dengan fokus pada aspek promosi dan kemasan konten (content packaging). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (qualitative content analysis) terhadap unggahan berupa feed, Reels, dan Story selama periode 1 – 31 Agustus 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa J.CO memanfaatkan momen kemerdekaan tidak hanya untuk meningkatkan penjualan melalui promo “Sweet Freedom” dan “Freedom Deals”, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan audiens melalui narasi patriotik, visual merah-putih, dan storytelling. Secara semiotik, elemen-elemen tersebut mencerminkan makna denotatif berupa simbol nasional serta makna konotatif berupa kebanggaan dan persatuan (Barthes, 1977; Hammar & Johansson, 2024). Engagement tertinggi ditemukan pada konten berbentuk Reels karena memadukan visual dinamis, audio tematik, dan call-to-action yang jelas. Temuan ini menunjukkan bahwa sinergi antara strategi promosi, kemasan konten, dan pemanfaatan momen budaya mampu memperkuat brand awareness, brand image, dan customer engagement. Artinya, keberhasilan kampanye tidak hanya ditentukan oleh penawaran diskon, tetapi juga oleh kemampuan merek membangun makna, emosi, dan identitas budaya dalam ruang digital.