This Author published in this journals
All Journal Jurnal Orasi
Putri, Fitri Ariana
UIN Walisongo Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KOMUNIKASI PEMASARAN WISATA BUDAYA: STUDI ATAS TRADISI PERANG OBOR BERBASIS STROYNOMIC DAN CULTURAL IMMERSION DALAM MENINGKATKAN WISATAWAN Syaifudin, Ahmad Anif; Putri, Fitri Ariana
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 16, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v16i2.22311

Abstract

Studi tentang komunikasi pemasaran pariwisata tidak lagi terbatas pada keindahan alam semata, tetapi berkembang menuju kekayaan sosial-budaya yang diwarisi dan dijaga oleh komunitas lokal. Keberagaman tradisi, nilai, dan ekspresi budaya merupakan daya tarik unik sekaligus sarana komunikasi sosial dan spiritual. Penelitian ini berfokus pada Perang Obor di Desa Tegalsambi, Jepara, sebagai bentuk pariwisata budaya yang mewakili ungkapan rasa syukur dan harmoni dalam hubungan antara manusia dan Tuhan, mencerminkan nilai-nilai toleransi, penghormatan, dan keseimbangan hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis desain strategi komunikasi pemasaran Perang Obor berdasarkan imersi budaya dan pariwisata storynomic sebagai upaya untuk memperkuat daya tarik pariwisata dan meningkatkan ekonomi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi budaya. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan tokoh desa, pejabat pemerintah, dan wisatawan, yang diperkuat dengan observasi lapangan dan studi literatur sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi komunikasi pemasaran berbasis pariwisata storynomic tampaknya efektif melalui eksplorasi narasi sejarah dan makna filosofis tradisi Perang Obor, yang kemudian diimplementasikan melalui media komunikasi pemasaran, kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan inovasi pesan. Namun, strategi berbasis imersi budaya belum sepenuhnya diterapkan pada seluruh rangkaian ritual utama untuk menjaga kesucian tradisi. Meskipun demikian, wisatawan masih dapat berpartisipasi dalam kegiatan pendukung seperti pembuatan obor, kegiatan ziarah, pasar kermes UMKM, dan karnaval budaya. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara strategi pemasaran kreatif dan pelestarian nilai-nilai suci sebagai landasan untuk pengembangan pariwisata budaya yang berkelanjutan dan bermakna