Marsanda, Alya Monica Dwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Tingkat Suku Bunga, Inflasi Dan Neraca Perdagangan Terhadap Nilai Tukar (Kurs) Indonesia Ramadhani, Oktaviani Putri; Aprilia, Tasa Putri; Marsanda, Alya Monica Dwi; Angellita, Natasya Fibri
Journal of Economics and Policy Studies (JEPS) Vol. 6 No. 2 (2025): JEPS: Journal of Economic and Policy Studies
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jeps.v6i2.11872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jumlah uang beredar, tingkat suku bunga BI Rate, inflasi, dan neraca perdagangan terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan menerapkan analisis regresi linier berganda sebagai metode analisis data. Data penelitian berupa data sekunder runtut waktu bulanan selama periode 2020–2024 dengan total 60 observasi yang bersumber dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan Satu Data Indonesia. Tahapan analisis meliputi statistik deskriptif, pengujian hipotesis klasik, uji simultan menggunakan uji F, uji parsial melalui uji t, serta pengukuran koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan jumlah uang beredar, suku bunga, inflasi, dan neraca perdagangan berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar rupiah. Secara parsial hanya jumlah uang beredar yang berpengaruh positif dan signifikan, yang menandakan bahwa peningkatan likuiditas domestik cenderung menyebabkan pelemahan nilai rupiah akibat meningkatnya permintaan valuta asing. Sementara itu, tingkat suku bunga, inflasi, dan neraca perdagangan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara individual. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen dalam model mampu menjelaskan sebesar 73,4% variasi nilai tukar, sementara sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar yang melingkupi penelitian.Temuan ini memperkuat bukti empiris mengenai dominasi faktor moneter, secara spesifik jumlah uang yang beredar, dalam mempengaruhi nilai tukar rupiah di Indonesia.