Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RENTANG MEMORI JANGKA PANJANG DAN JANGKA PENDEK PADA LANSIA Catherina, Nabil
Khazanah: Jurnal Mahasiswa Vol. 17 No. 1 (2025): Khazanah: Jurnal Mahasiswa
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/khazanah.vol17.iss1.art5

Abstract

Proses kognitif termasuk proses yang kompleks, diantaranya seperti berpikir, pemecahan masalah, dan bahasa. Fungsi kognitif memiliki hubungan yang kuat dengan memori. Memori atau ingatan adalah kemampuan untuk menyimpan dan mendapatkan data dari pikiran manusia setelah memperoleh pengalaman. Memori sendiri terbagi menjadi dua, yaitu memori jangka panjang (long-term memory) dan memori jangka pendek (short-term memory). Penurunan kognitif dan depresi adalah gangguan mental yang paling umum pada orang tua atau lansia. Salah satu penyakit yang menyerang lansia adalah demensia. Demensia adalah sindrom penurunan fungsi intelektual yang progresif, ditandai dengan gangguan kognitif dan fungsional yang memengaruhi aktivitas sehari-hari, fungsi sosial, dan profesional. Selanjutnya ada penyakit Alzheimer. Penyakit alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang terjadi bertahap dan progresif disebabkan oleh kematian sel neuron. Bertambahnya usia adalah faktor risiko terpenting untuk penyakit Alzheimer.