Aen, Al Ivatul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Disiplin Kerja dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Pegawai Non Medis RSUD Kardinag Tegal) Aen, Al Ivatul; Sutarmin, Sutarmin
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.652

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini yaitu bertujuan mengkaji pengaruh disiplin kerja dan pelatihan kerja terhadap kinerja pegawai yang dimediasi oleh variabel motivasi kerja, untuk memahami bagaimana faktor tersebut berkontribusi terhadap pencapaian kinerja yang optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif  deskriptif. Populasinya adalah seluruh pegawai non medis RSUD Kardinah Tegal. Teknik pengumpulan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner kepada 180 responden, analisis data dilakukan menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) dengan program SmartPls. Hasil penelitian menunjukan: 1) disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai dengan nilai p-value sebesar 0.000 < 0,05 atau dengan t-statitsic sebesar 3.508 > 1.65 maka Ho1 ditolak dan Ha1 diterima 2) pelatihan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai, dengan nilai p-value sebesar 0.396 > 0,05 atau dengan t-statitsic sebesar 0.264 < 1.65 maka Ho2 diterima dan Ha2 ditolak. 3) disiplin kerja berpengaruh positif terhadap motivasi kerja, dengan nilai p-value sebesar 0.396 > 0,05 atau dengan t-statitsic sebesar 0.264 < 1.65 maka Ho2 diterima dan Ha2 ditolak. 4) pelatihan kerja berpengaruh positif terhadap motivasi kerja, dengan nilai p-value sebesar 0.000 < 0,05 atau dengan t-statitsic sebesar 3.853 > 1,65 maka Ho4 ditolak dan Ha4 diterima. 5) motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, dengan nilai p-value sebesar 0.004 < 0,05 atau dengan t-statistic sebesar 2.660 > 1,65 maka Ho5 ditolak dan Ha5 diterima 6) motivasi kerja tidak mampu memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi dengan nilai p-value sebesar 0.079 > 0,05 atau dengan t-statistic sebesar 1.412 < 1.65 maka Ho6 diterima dan Ha6 ditolak. 7) motivasi kerja memediasi pengaruh pelatihan kerja terhadap kinerja pegawai, melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi dengan nilai p-value sebesar 0.017 < 0,05 atau dengan t-statitsic sebesar 2.126 > 1,65 maka Ho7 ditolak dan Ha7 diterima