Sinaga, Anton A P
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi, Employee Engangement, dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Kebun Gunung Monako Lumbangaol, Friskarani Tressia; Sinaga, Anton A P; Saragih, Henri
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana kinerja karyawan PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Kebun Gunung Monako dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti motivasi kerja, kompetensi, employee engagement, dan pelatihan kerja. Dengan menganalisis kuantitas dan kualitas data yang diperoleh dari sampel representatif populasi melalui kuesioner, penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang sifat dan luas hubungan antara subjek penelitian dan variabel yang diteliti. Populasi penelitian ini adalah 182 pekerja BUMN dengan ukuran sampel sebanyak 125 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert 5 poin. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan software SPSS 25. Hasil uji validitas menunjukkan semua item pernyataan valid dengan nilai r hitung > r tabel (0,175), dan uji reliabilitas menunjukkan semua variabel reliable dengan nilai Cronbach's Alpha > 0,70. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa motivasi kerja (t = 6,130; sig = 0,000), kompetensi (t = 2,946; sig = 0,004), employee engagement (t = 8,136; sig = 0,000), dan pelatihan kerja (t = 5,312; sig = 0,000) semuanya memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan secara parsial. Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 50,337 > F tabel 2,83 dengan sig 0,000 < 0,05, yang berarti keempat variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,614 menunjukkan bahwa 61,4% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh motivasi kerja, kompetensi, employee engagement, dan pelatihan kerja, sementara 38,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.