Urgensi penelitian ini yaitu pemerintah diharapkan mampu mengatasi permasalahan stunting, namun pada nyatanya angka stunting masih tinggi atau bisa dikatakan tidak mengalami penurunan secara stabil dalam sepuluh tahun terakhir ini. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan dan analisis tentang Implementasi Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Sintang, dengan menggunakan model implementasi Van Metter dan Van Horn. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari enam indikator yang diteliti. Sumber data penelitian berasal dari para pelaku dan pihak-pihak yang terlibat aktif dalam kebijakan publik yang berkaitan dengan penanganan dan upaya pencegahan stunting di Kabupaten Sintang. Teknik pengumpulan data yaitu dengan metode purposive. Metode analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif, dimana data yang diperoleh dari wawancara dan observasi diklasifikasikan dan dikelompokkan sesuai jenisnya, kemudian diolah dalam bentuk narasi. Tahapan analisis meliputi reduksi data, penyajian data, serta proses penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Serta Triangulasi sumber, teriangulasi data dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari indikator pertama yaitu Standar dan Tujuan kebijakan, mengacu kepada regulasi kebijakan sudah dapat dipahami dan dilaksanakan oleh para implementor, dengan melaksanakan komunikasi lintas TPPS di Kecamatan Kayan Hulu, dan pelayanan kesehatan melalui Posyandu dan Bidan Desa, dalam implementasi kebijakan penurunan stunting di Kecamatan Kayan Hulu menunjukkan masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya, Kurang tersedianya sumber daya manusia dan anggaran yang tersedia serta pengaruh dari lingkungan sosial, ekonomi, dan politik yang mempengaruhi pelaksanaan kebijakan penurunan stunting. Adapun saran yang direkomendasikan dalam penelitian ini agar Pemerintah Kecamatan Kayan Hulu terus meningkatkan dan memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam menanggulangi kasus stunting di Kecamatan Kayan Hulu dan terus menjalin kerjasama antar SKPD yang terkait dan juga memberikan pengarahan kepada Puskesmas untuk terus melakukan pemantauan terhadap stunting.