Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan industri Batik Lampung Selatan yang masih menghadapi kendala pada keragaman, ketersediaan, dan kualitas produk, yang dapat memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Keragaman Produk, Ketersediaan Produk, dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Kain Batik Lampung, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui angket daring (Google Form) kepada 105 responden di 17 kecamatan menggunakan teknik quota sampling. Analisis data dilakukan melalui regresi linier berganda yang meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian: Keragaman Produk (thitung = 4,724 > ttabel = 1.98350; signifikansi 0,000), Ketersediaan Produk (thitung = 5,018 > ttabel = 1.98350; signifikansi 0,000), dan Kualitas Produk (thitung = 3,045 > ttabel = 1.98350; signifikansi 0,003). Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai Fhitung = 19,224 > Ftabel = 2,69 dan signifikansi 0,000. Hasil ini membuktikan bahwa Keragaman Produk, Ketersediaan Produk, dan Kualitas Produk berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian Kain Batik Lampung di Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan strategi pemasaran batik daerah melalui peningkatan variasi produk, ketersediaan yang konsisten, serta kualitas yang kompetitif.