Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perencanaan penjadwalan menggunakan metode distribution requirement planning pada gudang PT. XYZ Yudan Adli Abdillah Ali; Sophia Fadhila Albany Tanjung
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 1 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i1.1933

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distribusi bahan kimia yang berperan penting dalam penyediaan bahan baku bagi berbagai industri manufaktur di Indonesia, seperti cat, tinta, dan resin. Dalam proses operasionalnya, perusahaan menghadapi permasalahan berupa kondisi overstock di gudang akibat keterbatasan kapasitas penyimpanan. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan efisiensi distribusi, peningkatan risiko kerusakan barang yang sensitif terhadap suhu dan kelembapan, serta keterlambatan dalam pengiriman produk kepada pelanggan. Permasalahan ini menunjukkan perlunya sistem perencanaan distribusi yang lebih terstruktur dan terukur agar keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan stok dapat terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan perencanaan distribusi dan penjadwalan pemesanan dengan menggunakan metode Distribution Requirement Planning (DRP). Metode penelitian meliputi pengumpulan data permintaan periode April 2024 hingga Maret 2025, analisis peramalan menggunakan tiga pendekatan kuantitatif yaitu Moving Average (MA), Single Exponential Smoothing (SES), dan Double Exponential Smoothing (DES), penentuan ukuran pemesanan optimal menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), serta perhitungan Safety Stock untuk mengantisipasi fluktuasi permintaan dan ketidakpastian pasokan selama lead time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Moving Average memberikan tingkat akurasi tertinggi dalam peramalan. Penerapan metode DRP menghasilkan rencana distribusi yang sistematis dengan jadwal pemesanan yang lebih teratur dan efisien. Implementasi metode ini membantu perusahaan menekan risiko overstock dan outstock, mengoptimalkan kapasitas gudang, menurunkan biaya penyimpanan, serta meningkatkan kecepatan dan ketepatan proses distribusi kepada pelanggan.