Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT: STUDI KASUS DI WISATA BENDHUNG LEPEN KAMPUNG MRICAN, YOGYAKARTA Huda, Muhamad Solihul
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2736

Abstract

Abstract: Bendhung Lepen Tourism was originally an unkempt Green Open Space (RTH), with irrigation channels full of waste and dirt. Seeing this condition, the youth community "Mrican Youth" took the initiative to clean it and fill the channels with fish. Over time, this place attracted the attention of many visitors. This tourism also involves the surrounding community to participate in economic activities, such as selling in the area. For this effort, on October 28, 2021, Bendhung Lepen Tourism was awarded the Liputan6 Award in the UMKM empowerment category. This study aims to describeethe processaand results of community empowerment through the development of Bendhung Lepen tourism in Mrican Village, Yogyakarta. The method useddis descriptive qualitativeewith a case studyyapproach. Dataawere obtained through observation,iinterviews, andddocumentation. The results of the study show that community empowerment is carriedoout through severallstages. The firsttstage is community awareness, which is continued with capacity building in three aspects: training and counseling for individuals, meetings to strengthen organizations, and making agreements or joint rules to build a value system. The impact of this community empowerment includes the creation of job opportunities, increased income, and increased awareness and concern of the Mrican Village community for the surrounding environment. Keyword: Community Empowerment, Tourism Development, Bendhung Lepen Yogyakarta. Abstrak: Wisata Bendhung Lepen pada awalnya merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang tidak terawat, dengan saluran irigasi yang penuh limbah dan kotoran. Melihat kondisi tersebut, komunitas pemuda “Mrican Youth” mengambil inisiatif untuk membersihkannya dan mengisi saluran tersebut dengan ikan. Seiring waktu, tempat ini menarik perhatian banyak pengunjung. Wisata inijjuga melibatkan masyarakat sekitar untukkberpartisipasi dalam kegiatan ekonomi, seperti berjualan di area tersebut. Atas upaya ini, padaa28 Oktober 2021, Wisata BendhunggLepen dianugerahi Liputan6 Award dalam kategori pemberdayaannUMKM. Penelitian iniibertujuan untuk menggambarkan proses dan hasillpemberdayaan masyarakat melaluippengembangan wisata Bendhung Lepenndi Kampung Mrican, Yogyakarta. Metode yang digunakannadalah deskriptif kualitatifddengan pendekatan studikkasus. Data diperolehhmelalui observasi, wawancara, danddokumentasi. Hasil penelitianmmenunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui beberapa tahap. Tahap pertamaaadalah penyadaran masyarakat, yang dilanjutkan dengan peningkatan kapasitas dalam tiga aspek: pelatihan dan penyuluhan untuk individu, pertemuan untuk memperkuat organisasi, serta pembuatan kesepakatan atau aturan bersama untuk membangun sistem nilai. Dampak dari pemberdayaan masyarakat ini meliputi terciptanya peluang kerja, peningkatan pendapatan, serta meningkatnya kesadaran dan kepedulian masyarakat Kampung Mrican terhadap lingkungan sekitar. Kata Kunci: PemberdayaannMasyarakat, PengembanganwWisata, Bendhung LepennYogyakarta.