Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SOSIOLOGI BERBASIS MULTIKULTURAL DAN KEARIFAN LOKAL DI SMA NEGERI 1 PONTIANAK Rizqia, Della; Ramadhan, Iwan
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7650

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran Sosiologi berbasis multikultural dan kearifan lokal di SMA Negeri 1 Pontianak, pemanfaatan nilai-nilai multikultural dalam proses pembelajaran, serta hambatan dan peluang yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan utama meliputi guru mata pelajaran Sosiologi dan lima siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, guru Sosiologi menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang tidak hanya berorientasi pada capaian kurikulum, tetapi juga memuat nilai multikultural dan kearifan lokal. Materi disusun dengan mencontohkan kehidupan multietnis di Pontianak, seperti Melayu, Dayak, Tionghoa, dan Madura. Pada tahap pelaksanaan, guru mengaitkan konsep Sosiologi dengan pengalaman nyata siswa melalui diskusi, studi kasus, dan presentasi, serta menggunakan contoh tradisi lokal seperti Cap Go Meh, Robo-robo, dan Gawai Dayak. Evaluasi tidak hanya menilai aspek kognitif, tetapi juga sikap toleransi, kerja sama, dan penghargaan terhadap perbedaan melalui observasi kelas. Hasilnya, siswa menunjukkan sikap terbuka, toleran, dan lebih mengenal identitas budaya lokal. Meski demikian, kendala masih ditemui, terutama keterbatasan sumber belajar yang mengintegrasikan kearifan lokal dalam Sosiologi. Secara keseluruhan, implementasi pembelajaran berbasis multikultural di SMA Negeri 1 Pontianak berdampak positif dalam memperkuat pemahaman keberagaman, menumbuhkan sikap toleransi, serta menguatkan penghargaan terhadap identitas budaya lokal.