Manajemen logistik penanggulangan bencana adalah suatu usaha pengaturan bahan baku logistik dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana yang terdiri atas serangkaian proses, yaitu perencanaan, pengadaan, pergudangan, pendistribusian, penghapusan. Kabupaten Aceh Besar merupakan salah satu daerah rawan bencana di Provinsi Aceh. Salah satu kegiatan yang dilakukan BPBD dalam hal ini adalah memberikan bantuan logistik dan peralatan penanggulangan bencana untuk masyarakat terdampak bencana. Logistik dan peralatan penanggulangan bencana dikelola dalam manajemen logistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajemen logistik di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui wawancara mendalam disertai dengan pengamatan langsung (observasi). Pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah yaitu Ketua Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan dan Staf Bidang Logistik BPBD Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan manajemen logistik dan peralatan penanggulangan bencana di BPBD Kabupaten Aceh Besar telah sesuai dengan pada prinsip-prinsip manajemen logistik kebencanaan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Namun, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterlambatan dalam proses pengadaan akibat kendala anggaran, kualitas logistik yang tidak sesuai, serta hambatan geografis seperti wilayah pegunungan dan daerah rawan banjir yang mengganggu kelancaran distribusi bantuan. Kata Kunci: Manajemen, Logistik, Penanggulangan Bencana