Pendidikan lingkungan pada anak usia dini menjadi hal yang sangat penting dalam membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan ecobrick sebagai media pembelajaran dalam mengajarkan konsep pilah sampah pada anak usia dini. Ecobrick merupakan inovasi ramah lingkungan yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran sekaligus solusi pengelolaan sampah plastik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di TK Pertiwi Semarang dengan subjek penelitian 20 anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan orangtua, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ecobrick sebagai media pembelajaran sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman anak tentang konsep pilah sampah. Anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan pembelajaran, mampu membedakan jenis sampah organik dan anorganik, serta memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Implementasi ecobrick juga berhasil mengembangkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan memasukkan sampah plastik ke dalam botol. Selain itu, media ini efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter peduli lingkungan dan tanggung jawab. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan ecobrick sebagai media pembelajaran alternatif yang inovatif dalam pendidikan lingkungan anak usia dini karena terbukti mampu mengintegrasikan aspek kognitif, motorik, dan afektif dalam satu kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.