Kegiatan pengabdian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dampak dari tingkat literasi keuangan dalam kaitannya dengan pencapaian kinerja keuangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Balonggabus, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Dasar pertimbangan konseptual pengabdian ini didasari oleh rendahnya tingkat literasi keuangan yang menghambat efisiensi pengelolaan keuangan dan pencapaian kinerja usaha secara optimal. Kegiatan ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan menerapkan metode penelitian eksplanatori guna mengidentifikasi dan menjelaskan pengaruh antar variabel, di mana seluruh populasi yang terdiri dari 86 UMKM dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner dan observasi, selanjutnya dilakukan analisis terhadap data tersebut dengan Menggunakan perangkat lunak Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) sebagai instrumen pendukung dalam proses analisis data. Temuan analisis mengindikasikan bahwa instrumen penelitian alat ukur yang diterapkan telah terbukti valid dan reliabel berdasarkan pengujian yang dilakukan secara empiris. Selain itu, Pengujian asumsi klasik memberikan bukti bahwa model regresi telah memenuhi yang diterapkan tidak menunjukkan adanya indikasi pelanggaran asumsi statistik. Kegiatan pengabdian ini menyimpulkan bahwa literasi keuangan berkontribusi terhadap peningkatan capaian kinerja finansial UMKM, yang mencakup aspek laba, likuiditas, dan efisiensi operasional. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung keberlangsungan dan pertumbuhan UMKM di daerah.