Siti Lutfi Nur Ulil Baroroh
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Epistemologi Islam Dalam Perspektif Muhammad Abid Al - Jabiri Fur'qon, Muhammad Arif; Muhammad Arif Furqon; Siti Lutfi Nur Ulil Baroroh; Kamidah
EL-FIKR: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam Vol. 6 No. 2 (2025): EL-FIKR: Jurnal Aqidah Dan Filsafat Islam
Publisher : Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/el-fikr.v6i2.28145

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan atau epistemologi di dunia mengalami transformasi yang sangat cepat, khususnya di wilayah Barat. Akar utama perkembangan tersebut berpijak pada dua fondasi penting, yaitu rasionalisme dan empirisme. Rasionalisme mengedepankan akal sebagai sumber pengetahuan utama, sementara empirisme menekankan pentingnya pengalaman inderawi. Berbeda dengan Barat, peradaban Islam, khususnya di dunia Arab, justru mengalami kemunduran dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Stagnasi ini ditandai dengan kecenderungan umat Islam menggantungkan diri pada warisan masa lalu tanpa adanya pembaruan dan reinterpretasi yang kritis terhadap teks-teks keagamaan maupun warisan pemikiran klasik. Al-Jabiri menawarkan pendekatan epistemologis baru melalui kerangka kritis yang disebut sebagai pembaruan nalar Arab-Islam. Ia membagi epistemologi Islam ke dalam tiga struktur utama, yaitu bayani (berbasis teks), burhani (berbasis logika dan rasionalitas), dan irfani (berbasis intuisi). Menurutnya, dominasi nalar bayani dan irfani dalam sejarah keilmuan Islam telah menghambat perkembangan pemikiran kritis. Oleh karena itu, ia mendorong penggunaan nalar burhani sebagai sarana membangun kembali peradaban ilmu dalam Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research, yakni mengkaji berbagai karya dan pemikiran al-Jabiri melalui studi pustaka secara mendalam, lalu dianalisis dalam konteks perkembangan pemikiran Islam kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi Islam ala al-Jabiri merupakan upaya sistematis dalam mengintegrasikan warisan tradisional dengan metode berpikir modern. Ketiga struktur epistemologi tersebut, apabila berjalan harmonis, akan menjadikan teks keagamaan tidak lagi eksklusif, melainkan terbuka terhadap dialog kemanusiaan dan keadilan. Dengan demikian, epistemologi Islam bukan hanya tentang memahami teks, tetapi juga menjadi jalan menuju pembentukan peradaban yang rasional, adil, dan progresif. Kata Kunci: Epistemologi, M. Abid al-Jabiri, Pemikiran Islam, Bayani, Burhani, Irfani.