This Author published in this journals
All Journal Jurnal Murid
Khusnah, Afiyatul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Dampak Verbal Abuse Dalam Perkembangan Sosial Siswa Kelas IX SMP Ma’arif Darul Hidayah Desa Tejoasri Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan Khusnah, Afiyatul; Sholikhah, Khotimatus; Ayu, Intan
Jurnal Murid Vol 2 No 3 (2025): September
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak verbal abuse terhadap perkembangan sosial siswa SMP Ma’arif Darul Hidayah. Fenomena kekerasan verbal di lingkungan sekolah menjadi perhatian penting karena dapat memengaruhi interaksi sosial, kepercayaan diri, dan pencapaian akademik peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk verbal abuse yang sering dialami siswa meliputi ejekan, cemoohan, hinaan, dan kata-kata kasar baik dari teman sebaya maupun lingkungan sekitar. Dampak yang ditimbulkan beragam, antara lain menurunnya rasa percaya diri, timbulnya rasa takut dalam berinteraksi, kecenderungan menarik diri dari pergaulan, hingga kesulitan dalam membangun komunikasi yang sehat dengan orang lain. Selain itu, ditemukan pula bahwa sebagian siswa berusaha mengatasi dampak tersebut melalui dukungan guru, bimbingan konseling, serta lingkungan keluarga yang memberikan perhatian lebih. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan bebas dari kekerasan verbal. Upaya preventif dan kuratif perlu ditingkatkan melalui penguatan pendidikan karakter, pemberdayaan guru sebagai teladan, serta pelibatan orang tua dalam pengawasan perilaku siswa. Dengan demikian, diharapkan perkembangan sosial siswa dapat berlangsung secara optimal tanpa hambatan akibat verbal abuse.