Rahmy, Neiliya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Aktivitas Playground dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Berkebutuhan Khusus Rahmy, Neiliya; Ulfiana, Fina; Ulfah, Aulia; Sa’adah, Miftahul Aula; Agustin, Ivana
Al Washliyah : Jurnal Penelitian Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Washiliyah Barabai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70943/jsh.v3i2.84

Abstract

Perkembangan motorik kasar merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK) yang sering mengalami keterlambatan dalam penguasaan keterampilan gerak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya stimulasi motorik kasar bagi anak berkebutuhan khusus (ABK), khususnya anak dengan autisme, yang seringkali mengalami hambatan dalam keseimbangan, koordinasi, dan keberanian fisik. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan penerapan aktivitas playground dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar serta menganalisis strategi guru dalam mengatasi tantangan pembelajaran inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek dua guru dan tiga anak ABK di Sekolah Sukacita. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas playground, seperti berjalan di papan titian, melompat, dan permainan berbasis gerak, mampu meningkatkan keseimbangan, koordinasi, kepatuhan, serta keberanian anak. Guru menerapkan strategi berupa pemanasan, scaffolding (dukungan bertahap), dan peer tutoring (dukungan teman sebaya) yang terbukti efektif dalam memotivasi anak untuk mencoba aktivitas fisik baru. Meskipun demikian, guru menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas, variasi kemampuan anak, dan minimnya keterlibatan orang tua dalam latihan lanjutan di rumah. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya sekolah dan guru secara konsisten merancang aktivitas bermain berbasis playground sebagai strategi pembelajaran inklusif yang efektif, sekaligus melibatkan orang tua untuk memperkuat stimulasi di luar sekolah.