-, Jalaluddin -
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN OKSIDATOR KMnO4 PADA PEMBUATAN BRIKET CAMPURAN BATUBARA ACEH BARAT DAN SERBUK KAYU sari, niken sekar; Bahri, Syamsul -; Ginting, Zainuddin -; -, Jalaluddin -; -, Zulnazri -
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Briket merupakan salah satu bahan bakar alternatif padat dari bahan organik. Bahan baku pembuatan briket yang mempunyai nilai kalor yang tinggi yaitu diperoleh dari limbah peternakan dan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi briket dari batubara Aceh dan serbuk kayu dengan menggunakan tambahan oksidator KMnO4 0,1N. Proses penelitian mencakup penyiapan bahan baku, karbonisasi serbuk kayu dengan suhu 400oC, pembuatan perekat dengan penambahan oksidator KMnO4 0,1N, serta pembuatan briket dengan variasi campuran bahan baku batubara dan arang serbuk kayu (0:100, 25:75, 50:50, 75:25 dan 100:0) serta variasi oksidator KMnO4 0,1N (4%, 5% dan 6%). Analisis karakteristik briket dilakukan berdasarkan parameter kadar air, kadar abu, volatile matter, karbon terikat, laju pembakaran dan nilai kalor. Dari hasil penelitian pengaruh penambahan oksidator oksidator KMnO4 pada pembuatan briket campuran batubara Aceh Barat dan serbuk kayu, hasil terbaik yang didapat pada pembuatan briket didapatkan pada perbandingan 50 gram batubara : 50 gram serbuk kayu dengan variasi oksidator KMnO4 4% dengan nilai kalor 5668,688 Kal/gr, kadar air 0,477%, kadar abu 2,571%., kadar volatile matter 3,0085%, kadar karbon 93,845% dan laju pembakaran 0,131 gr/meni. Briket yang dihasilkan memiliki kadar air, kadar abu, volatile matter, kadar karbon, laju pembakaran dan nilai kalor yang telah memenuhi standar briket menurut Standar Nasional Indonesia (SNI).