p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Chemistry Notes
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

APLIKASI 2,4,5-TRIMETOKSI KALKON SEBAGAI SENSOR ION LOGAM BESI (III) MENGGUNAKAN METODE AQUEOUS TWO PHASES SYSTEM (ATPS) Anait, Johanes Rafael; Lerrik, Reinner I.; Ola, Pius D.
Chemistry Notes Vol 7 No 2 (2025): Chem. Notes, 7(2), 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v7i2.22488

Abstract

Kalkon merupakan salah satu senyawa hasil sintesis yang banyak digunakan sebagai senyawa anti bakteri, selain itu kalon juga memiliki reaktifitas terhadap beberapa logam akibatnya kalkon dihipotesiskan dapat digunakan sebagai ekstraktan dalam pemisahan ion logam Fe3+ menggunakan metode Aqueous Two Phases System (ATPS). Larutan kalkon dimasukan ke dalam tabung reaksi yang berisi campuran larutan PEG dan Fe3+, campuran tersebut dishaker kemudian fase atas dianlisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 200-800 nm. Pengamatan di bawah lampu UV pada panjang gelombang 366 nm menunjukan bahwa seiring bertambahnya waktu ekstraksi, intensitas fluoresensi lapisan atas semakin redup (OFF). Hal ini mengindikasikan terbentuknya kompleks Fe-kalkon yang menyebabkan terjadinya fenomena ICT (Intramolecular Charge Transfer) yang menghentikan fluoresensi kalkon. Berdasakan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa senyawaa 2,4,5-trimetoksi kalkon mampu dijadikan sebagai sensor yakni sebagai ekstraktan dalam mengekstak logam Fe3+ menggunakan metode Aqueous Two Phases System (ATPS) dengan nilai persen ekstraktan mencapai 86,4%.
APLIKASI 2,4,5 -TRIMETOKSI KALKON SEBAGAI SENSOR LOGAM Cr(VI) Lerrik, Reinner I.; Lomi, Daniel S.U.; Nitbani, Febri O.
Chemistry Notes Vol 7 No 2 (2025): Chem. Notes, 7(2), 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v7i2.23037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi senyawa 2,4,5-trimetoksi kalkon sebagai sensor untuk deteksi ion logam Cr(VI). Senyawa kalkon dipilih karena memiliki sifat fluoresensi dan mampu berinteraksi dengan ion logam berat, terutama Cr(VI). Pembuatan larutan kalkon dilakukan melalui reaksi kondensasi aldehida dengan asetofenon, kemudian dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis untuk menentukan spektrum serapan dan λmaks. Sensor ini menunjukkan respons positif terhadap keberadaan ion Cr(VI), ditandai dengan adanya pergeseran λmaks dan peningkatan absorbansi sesuai dengan peningkatan konsentrasi ion Cr(VI). Pengujian kualitatif dan kuantitatif menunjukan bahwa senyawa kalkon mampu mendeteksi keberadaan Cr(VI) secara sensitif dan selektif dengan sistem ON-OFF fluoresensi. Hasil penelitian ini mendukung pemanfaatan kalkon sebagai alternatif sensor logam berat yang murah, mudah, dan akurat dalam aplikasi lingkungan.