Penilaian nilai tanah yang akurat sangat penting untuk berbagai kepentingan ekonomi. Tidak semua elemen pembanding memiliki standar penyesuaian yang jelas. Salah satu elemen tersebut adalah bentuk persil tanah, yang hingga kini masih bergantung pada penilaian subjektif. Ketiadaan metrik kuantitatif dapat mengurangi akurasi hasil penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu indeks yang dirancang sebagai alat ukur kuantitatif yang mengintegrasikan parameter geometris, yaitu rasio aspek dan keteraturan sudut, guna merefleksikan tingkat keidealan bentuk persil tanah. Sebanyak 30 bentuk persil tanah digunakan sebagai sampel. Bentuk-bentuk persil ini dihasilkan secara sintetis menggunakan perangkat lunak AutoCAD melalui teknik purposive sampling. Pemilihan bentuk dilakukan untuk memastikan variasi yang luas, guna menilai kemampuan Rectangular Ideality Index (RII) dalam membedakan tingkat keidealan secara komprehensif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data numerik dan melakukan analisis statistik yaitu uji validitas dan uji reliabilitas. Desain penelitian dan prosedur pengembangan yang diterapkan mengikuti metodologi pengembangan model Richey & Klein. Parameter yang digunakan dalam RII, yaitu rasio aspek dan keteraturan sudut, diidentifikasi sebagai faktor dominan yang dipertimbangkan oleh penilai ahli dalam menilai keidealan bentuk persil tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RII memiliki korelasi yang kuat dengan hasil penilaian konsisten dari para ahli yang juga menunjukkan bahwa RII selaras dengan konsensus ahli yang kredibel. Kriteria "keidealan bentuk" yang digunakan oleh para ahli cenderung seragam, sehingga memberikan landasan yang kuat bagi RII untuk mengkuantifikasi kriteria tersebut secara objektif.