Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan, Kemudahan Penggunaan Teknologi, dan Kepercayaan Sistem Digital terhadap Perilaku Finansial Digital melalui Minat Menggunakan Layanan Keuangan Digital sebagai Variabel Intervening dengan Kesiapan Teknologi pada Generasi Z di Jawa Timur Neza Putri Pratama; Hwihanus
Indonesia Economic Journal Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/gwf8s393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan pengaruh dari Literasi Keuangan, Kemudahan Penggunaan Teknologi, dan Kepercayaan Sistem Digital terhadap Perilaku Finansial Digital Generasi Z di Jawa Timur, dengan menguji peran Minat Menggunakan Layanan Keuangan Digital sebagai variabel perantara (intervening) dan Kesiapan Teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menguji hubungan kausalitas antar variabel, yakni menguji pengaruh langsung, tidak langsung, dan moderasi, untuk mendapatkan hasil empiris mengenai faktor-faktor penentu perilaku finansial digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perilaku Finansial Digital Generasi Z tidak dipengaruhi secara langsung oleh Literasi Keuangan, Kemudahan Teknologi, Kepercayaan Sistem Digital, maupun Kesiapan Teknologi. Namun, ditemukan bahwa Literasi Keuangan berpengaruh signifikan dan positif terhadap Minat Menggunakan Layanan Keuangan Digital. Temuan paling dominan adalah bahwa Minat Menggunakan Layanan Keuangan Digital merupakan faktor paling signifikan yang memengaruhi Perilaku Finansial Digital. Hal ini menyimpulkan bahwa pembentukan perilaku finansial digital yang sehat pada Generasi Z lebih didorong oleh aspek minat dan kebiasaan penggunaan layanan digital secara bertanggung jawab, yang pada dasarnya dipicu oleh pemahaman finansial yang memadai. Faktor kemudahan, kepercayaan sistem, dan kesiapan teknologi tidak lagi signifikan karena telah dianggap sebagai kebutuhan dasar bagi Generasi Z.
TINGKAT PEMAHAMAN DAN KESIAPAN PENERAPAN ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE (ESG) PADA UMKM DI SURABAYA Putri Imeldatus Sholeha; Neza Putri Pratama; Titiek Rachmawati
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the level of understanding and readiness in implementing Environmental, Social, and Governance (ESG) principles among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Surabaya. The research employs a descriptive quantitative approach to depict the actual conditions in the field without examining causal relationships between variables. The data used are primary data collected through questionnaires distributed to 30 respondents selected using accidental sampling. The research instrument applies a five-point Likert scale. The variables examined include ESG understanding and ESG implementation readiness, which are measured based on environmental, social, and governance dimensions. The results indicate that the level of ESG understanding is categorized as high, with a mean score of 4.06. This suggests that MSME actors generally possess adequate knowledge regarding ESG concepts and their benefits in business activities. Meanwhile, the level of readiness for ESG implementation is also categorized as high, with a mean score of 3.96, indicating an initial capacity to adopt sustainability principles. However, a gap is identified between understanding and actual implementation, as ESG practices remain partial and have not been systematically integrated into business operations. These findings imply that increased awareness has not been fully translated into practical application. Therefore, further efforts are required, including more practical training programs, continuous assistance, and supportive policies to enhance ESG implementation among MSMEs. This study is expected to contribute to the development of ESG-related literature and serve as a reference for formulating strategies to improve ESG adoption among MSMEs in Surabaya.