Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BRIDGING NUTRITION AND MENTAL HEALTH: THE CULTURAL AND SOCIAL DYNAMICS IN SOUTHEAST ASIA Sariwiyanti, Aprilia; Sundari, Sri
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.2996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gizi dan kesehatan mental di Asia Tenggara, dengan mempertimbangkan faktor budaya, sosial, dan ekonomi yang memengaruhi pola makan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis data sekunder dari berbagai sumber, termasuk laporan WHO, FAO, dan jurnal ilmiah, serta menggunakan perangkat lunak Nvivo 12 Plus untuk analisis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia mencatat sedikit penurunan prevalensi gizi buruk dari 8,3% menjadi 6,5%, sedangkan prevalensi gangguan mental tetap berada pada angka 18%. Pola makan tradisional merupakan tema yang paling dominan dengan frekuensi tertinggi (30), yang menunjukkan bahwa pola makan ini sering disebut sebagai pelindung alami terhadap gangguan mental. Ditambah lagi, zat gizi seperti omega-3, vitamin D, magnesium, dan zat besi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan mental. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya gangguan mental positif adalah tradisi kuliner yang berhubungan yang sangat kuat sehingga menjadi budaya dimasyarakat. KondisiĀ  relevan ini yang menunjukkan bahwa Indonesia masuk kategori kerawanan pangan dengan skor 8 sehingga berdampak pada kebutuhan gizi dengan kesehatan mental. Penyebabnya adalah urbanisasi Indonesia yang tinggi sehingga berdampak signifikan pada kesehatan mental. Ditambah faktor lain, pola makan tradisional yang kaya nutrisi sering kali digantikan oleh makanan cepat saji yang tinggi gula, garam, dan lemak, yang dapat berkontribusi pada peningkatan prevalensi gangguan mental seperti depresi dan kecemasan.