Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Barat dalam Meningkatkan Kompetensi ASN Melalui Pendidikan dan Pelatihan Manajerial Ahatri, Winni; Weldayenti, Lilis; Noviyani, Annisa; Khairunnisa, Ridhatul; Hanoselina, Yulia
Orasi: Jurnal Ilmu Politik dan Sosial Vol. 2 No. 2 (2025): Orasi: Jurnal Ilmu Politik dan Sosial
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orasi.v2i2.294

Abstract

Kesuksesan dan kemampuan Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat penting untuk penyediaan layanan publik yang berkualitas tinggi. Kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah dipengaruhi langsung oleh kualitas ASN yang baik. Untuk memenuhi tugasnya sebagai pelayan publik di era disrupsi digital saat ini, ASN harus fleksibel, inovatif, dan profesional. Penelitian ini mengkaji peran BPSDM Provinsi Sumatera Barat dalam meningkatkan kompetensi ASN melalui program pendidikan dan pelatihan manajerial, salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kompetensi tersebut. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data meliputi wawancara menyeluruh dengan BPSDM Provinsi Sumatera Barat, penelitian literatur dari berbagai jurnal, laporan kinerja, dan dokumen resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPSDM memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas ASN melalui penerapan sistem pembelajaran campuran, proyek perubahan, dan evaluasi berkelanjutan yang berfokus pada meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa BPSDM Sumatera Barat tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis ASN, tetapi juga membangun kesiapan aparatur dalam menghadapi tuntutan era digital. Blended learning dinilai memperluas kesempatan belajar sekaligus mendukung efisiensi anggaran tanpa mengurangi efektivitas pembelajaran. Komponen Proyek Perubahan terbukti memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan inovasi yang dapat diterapkan langsung di instansi masing-masing. Dampaknya terlihat dari kemampuan peserta dalam menganalisis persoalan organisasi dan merumuskan solusi yang berdampak pada peningkatan kinerja unit kerja. Walaupun berbagai kendala seperti keterbatasan sumber daya, kesenjangan kemampuan peserta, dan hambatan teknis masih ditemui, BPSDM mampu mengoptimalkan penyelenggaraan pelatihan dengan meningkatkan kualitas widyaiswara, memperluas kolaborasi, dan mengatur seleksi peserta secara efektif.