Wulandari, Febriyani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Komunitas Forum Wirausaha Jumputan Muda (FORJUMA) melalui Inovasi Eco Jumputan untuk Mendorong Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Berkelanjutan Viatra, Aji Windu; febriyanti, doris; Ratu, Mutiara Kemala; Prasetya, Didiek; Yazid, Iqbal Maulana; Yola, Lexita Febbi; Wulandari, Febriyani
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.6230

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Sentra Kerajinan Tuan Kentang, Kota Palembang, dengan melibatkan Forum Wirausaha Jumputan Muda (FORJUMA) sebagai mitra utama. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perajin muda melalui pelatihan dan pendampingan inovatif berbasis eco jumputan, yakni pengembangan produk jumputan yang memadukan penggunaan pewarna alami, desain ramah lingkungan, serta nilai-nilai budaya lokal Palembang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Community-Based Creative Empowerment, yang menekankan partisipasi aktif mitra dalam seluruh tahapan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Program terdiri atas enam sesi pelatihan utama, meliputi teknik pewarna alami, desain dan produksi eco jumputan, pengembangan branding, pemasaran digital, manajemen keuangan sederhana, serta tata kelola kelembagaan usaha. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan sebesar 100 % pada aspek pengetahuan dan keterampilan berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test, terutama dalam topik pewarna alami, branding, dan digital marketing. Selain menghasilkan peningkatan kapasitas individu, kegiatan ini juga mendorong lahirnya produk eco jumputan inovatif, pembentukan identitas merek kolektif “FORJUMA Eco Jumputan Palembang,” serta penguatan kelembagaan kelompok perajin. Program ini membuktikan bahwa integrasi antara penguatan kapasitas kreatif, pelestarian budaya lokal, dan praktik keberlanjutan lingkungan dapat memperkuat daya saing ekonomi kreatif berbasis komunitas. Kegiatan ini sekaligus membuka peluang keberlanjutan usaha melalui pengembangan jejaring pemasaran dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.