Siboro, Erwi Saulina Venezia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Pemantauan HbA1c dalam Menilai Rasionalitas Terapi Obat Antidiabetes Oral di Pelayanan Kesehatan Primer: Literature Review Siboro, Erwi Saulina Venezia; Sukohar, Asep; Kusumaningtyas, Intan; Oktarlina, Rasmi Zakiah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2355

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai oleh resistensi insulin dan disfungsi sel β pankreas menyebabkan peningkatan glukosa darah serta meningkatkan risiko komplikasi mikrovaskular dan makrovaskular. Pada pelayanan kesehatan primer, pengelolaan diabetes menuntut penggunaan terapi rasional untuk mencapai kontrol glikemik optimal dan mencegah progresivitas penyakit. Obat Antidiabetes Oral (OAD) menjadi pilihan utama berdasarkan efektivitas, keamanan, dan ketersediaan. Tinjauan pustaka ini bertujuan mengevaluasi peran pemeriksaan HbA1c dalam menilai rasionalitas terapi OAD di layanan kesehatan primer. Metode yang digunakan adalah literature review melalui Google Scholar, Science Direct, Scopus, dan Pubmed sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan pemeriksaan HbA1c merupakan parameter utama yang mencerminkan kontrol glikemik rata-rata dalam 2–3 bulan terakhir dengan target HbA1c <7% sebagai indikator keberhasilan terapi. HbA1c membantu menentukan efektivitas terapi, kebutuhan penyesuaian regimen maupun intensifikasi jika target tidak tercapai setelah tiga bulan yang dapat mengevaluasi kerasionalan pengobatan. Namun, pelaksanaan pemantauan HbA1c masih terkendala biaya, keterbatasan alat, dan sistem pencatatan yang belum terintegrasi. Literature review ini menyimpulkan bahwa pemantauan HbA1c yang terintegrasi dengan POR mampu meningkatkan efektivitas terapi OAD dan membantu mewujudkan pengelolaan Diabetes Melitus Tipe 2 yang lebih efisien di pelayanan kesehatan primer.