Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SEJARAH MEPETA BERTANI SAWAH SUKU MORONENE DI DESA TOBURI KECAMATAN POLEANG UTARA KABUPATEN BOMBANA: 1970-2023 Musnaeni, Musnaeni; M, Aswati; Effendi, Subhan; Satriani, Irma
Journal Idea of History Vol 8 No 2 (2025): Volume 8, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/g4rhq821

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan Sejarah Mepeta Bertani Sawah Suku Moronene di Desa Toburi Kecamatan Poleang Utara Kabupaten Bombana: 1970-2023. Selain itu juga akan menguraikan faktor yang mempengaruhi Aktivitas Bertani Sawah Suku Moronene di Desa Toburi Kecamatan Poleang Utara Kabupaten Bombana. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari lima tahapan kerja sebagai berikut: pertama, pemilihan topik, kedua, pengumpulan sumber, ketiga, kritik sumber, keempat, interpretasi sumber, kelima, historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sejarah Mepeta (Bertani Sawah) Suku Moronene di Desa Toburi Kecamatan Poleang Utara Kabupaten Bombana 1970-2023 : (a) Pada tahun 1970, masyarakat moronene di desa toburi sebelum beralih menjadi petani sawah awalnya mereka memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara berburu dan meramu. (b) Faktor Yang Memengaruhi Aktivitas Mepeta (Bertani Sawah) Suku Moronene di Desa Toburi Kecamatan Poleang Utara Kabupaten Bombana ialah tidak lepas dari faktor sosial dan faktor teknologi. Faktor  teknologi   dalam   hal  ini  meliputi  :  pemanfaatan   teknologi,  teknologi diukur   melalui   penggunaan  bibit,  penggunaan  pupuk,  penggunaan  pestisida serta  peralatan   pertanian  yang   digunakan.  Sedangkan   faktor sosial  yang memengaruhi aktivitas di bidang  pertanian   meliputi   tingkat   pendidikan  dan pengalaman bertani. Rendahnya tingkat pendidikan disinyalir merupakan salah satu  penyebab  rendahnya  produktivitas  petani.