Mohammad Azis Mahardika
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimizing the Utilization of Renewable Energy in the Indonesian Army's Military Infrastructure: A Systematic Literature Review and Case Study Analysis of Hybrid Energy Systems in Remote Areas: Optimalisasi Pemanfaatan Energi Terbarukan dalam Infrastruktur Militer TNI AD: Telaah Literatur Sistematis dan Analisis Studi Kasus Hybrid Energy System di Wilayah Terpencil Nana Komara, Acep; Mohammad Azis Mahardika
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 11 No 1 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v11i1.1794

Abstract

Kemandirian energi bagi pos-pos militer di daerah terpencil merupakan isu strategis yang berimplikasi langsung terhadap ketahanan pertahanan negara. Saat ini, sebagian besar pos militer TNI AD masih mengandalkan generator diesel, yang memiliki konsumsi bahan bakar tinggi, biaya logistik mahal, dan dampak lingkungan yang signifikan. Sejalan dengan agenda transisi energi nasional menuju Net Zero Emission 2060, integrasi energi terbarukan di sektor pertahanan menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Artikel ini menyajikan analisis dan tinjauan literatur terkini tentang penerapan sistem energi terbarukan hibrida di daerah terpencil, baik di Indonesia maupun di luar negeri, serta mengkaji implikasinya bagi pos-pos militer TNI AD. Metodologi penelitian ini mencakup tinjauan sistematis terhadap publikasi internasional (Scopus, ScienceDirect), jurnal nasional terakreditasi (Sinta), laporan pemerintah, dan dokumen kebijakan dari tahun 2015–2024. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem hibrida PLTS, baterai, dan diesel merupakan konfigurasi yang paling relevan, dengan potensi penghematan bahan bakar sebesar 70-85%, pengurangan biaya operasional logistik, dan pengurangan emisi karbon yang signifikan. Studi di Filipina, Afrika, dan kepulauan Indonesia menunjukkan keberhasilan implementasi sistem hibrida di wilayah terpencil, yang dapat diadaptasi untuk pos-pos militer TNI AD. Artikel ini memberikan kontribusi akademis dengan mengintegrasikan literatur energi terbarukan dengan perspektif pertahanan dan menawarkan rekomendasi praktis untuk implementasi proyek percontohan sistem hibrida di pos-pos militer perbatasan.
Review of the Utilization of Solar Energy as a Building Cooling System Technology: Kajian Pemanfaatan Tenaga Surya Sebagai Teknologi Sistem Pendingin Bangunan Amali, Saripa; Mohammad Azis Mahardika
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 11 No 1 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v11i1.1803

Abstract

Energi surya adalah salah satu sumber energi terbarukan yang memiliki potensi besar terutama jika diaplikasikan dalam sistem pendingin pada bangunan. Tidak hanya dapat mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil tetapi pemanfaatan energi tenaga surya ini juga dapat menurunkan emisi gas rumah kaca. Berbagai teknologi pendingin berbasis tenaga surya telah dilakukan penelitian seperti pendingin termal, fotovoltaik, hibrida PV/T, CCHP serta teknologi radiative dan material perubahan fasa (PCM). Dengan berbagai tinjauan literatur, diidentifikasi perkembangan teknologi, efisiensi energi, tantangan implementasi, juga arah pengembangan di masa depan. Hasil kajian menunjukkan bahwa system hybrid dan CCHP merupakan sistem yang memiliki efisiensi tertinggi, namun memiliki kekurangan karena memerlukan investasi awal yang tinggi. Tantangan ketidakpastian cuaca, biaya serta integrasi infrastruktur mampu diatasi dengan inovasi bahan dan kebijakan energi berkelanjutan.