Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran World Vision Untuk Menanggulangi Kasus Child Trafficking di Myanmar Tahun 2017-2024 Pratiwi, Ni Putu Ayu Gita Shanti; Resen, Putu Titah Kawitri; Suwecawangsa, Adi Putra
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 6 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.297

Abstract

Partnership. In its role as Service Delivery, World Vision implements the Early Childhood Care and Development (ECCD) Program by involving all elements of society in contributing to preventive measures related to child trafficking cases. Furthermore, in carrying out its role as a Catalyst, World Vision released a study titled “Listening to The Most Vulnerable Children: Final Research 2018-2022,” which collected data on the perspectives of each element of society regarding child trafficking cases. Lastly, through Partnership, World Vision carries out its role by collaborating with the United States. Abstrak Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan terkait peran World Vision sebagai salah satu INGO yang memiliki fokus dalam mensejahterakan kehidupan anak-anak. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan konsep peran INGO dan child trafficking. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa World Vision menjalankan perannya yang terbagi ke dalam tiga bagian, yakni Service Delivery, Catalyst, dan Partnership. Dalam perannya sebagai Service Delivery, World Vision melakukan Program Early Childhood Care and Development (ECCD) dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam berkontribusi melakukan tindakan preventif terkait kasus perdagangan anak. Selanjutnya, dalam menjalankan perannya sebagai Catalyst, World Vision melakukan perilisan riset “Listening to The Most Vulverable Children: Final Research 2018-2022” yang mengumpulkan data terkait sudut pandang setiap elemen masyarakat terkait kasus perdagangan anak. Terakhir, melalui Partnership, World Vision menjalankan perannya dengan melakukan kerja sama dengan Amerika Serikat. Kata Kunci: International Non-Government Organization (INGO), Myanmar, perdagangan anak, World Vision