Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Apresiasi seni dan budaya melalui gebyak estungkara budayah sebagai revitalisasi kesenian topeng Jabung Malang Dwisetyawati, Defy; Istiqomah, Faikotul; Setyaningrum, Desy Dwi; Humaidah, Nurul
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24132

Abstract

AbstrakDesa Jabung dikenal memiliki ikon seni yaitu kesenian Topeng Jabung. Pengeloaan Lembaga seni yang tidak dikelola dengan baik membuat kesenian Topeng Jabung mati suri, diperparah dengan pandemi Covid-19 membuat eksistensi kesenian mulai meredup. Tujuan program adalah menghidupkan dan melestarikan kembali potensi kesenian Topeng Desa Jabung melalui Pagelaran Gebyak Seni Topeng yang bertajuk “Estungkara Budayah. Target sasaran program adalah 1. Generasi milenial karang taruna pernah berkecimpung dalam kesenian Topeng Jabung, 2. Generasi milenial karang taruna yang berminat dalam kesenian Topeng Jabung, 3. Pelaku seni tradisional yang akan mendapatkan grading up program. Metode pelaksanaan program adalah survey, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, diskusi dan observasi. Tahapan pelaksanaan program meliputi : Koordinasi, Intervensi seni melalui Sosialisasi dan edukasi up grading dan design pahat Topeng Jabung, pelatihan dan pendampingan, Pagelaran apresiasi seni melalui Gebyak Kesenian Topeng Jabung, monitoring dan evaluasi. Data kegiatan yang dicapai disajikan secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan adalah revitalisasi Kesenian Topeng Jabung Malang berhasil mengkader 25 karang taruna pelaku dan pemerhati seni sebagai penerus Kesenian Topeng Jabung melalui Gebyak Estungkara Budayah. Kata kunci: revitalisasi; kesenian; topeng; jabung; gebyak AbstractJabung Village is known to have an art icon, namely the Jabung Mask art. Management of arts institutions that are not well managed has resulted in the art of Topeng Jabung fading, made worse by the Covid-19 pandemic, the light of the existence of art has begun to dim. Because of this problem, we formed an art appreciation activity, namely in the form of a Mask Art Gebyak Performance entitled "Estungkara Budayah", the aim of which is to revive and preserve the potential of Jabung Village Mask Art, so that it can encourage the existence of this art. In this activity, the targets are 1. Millennial generation who are members of youth organizations who have previously been involved in Jabung Mask art, 2. Millennial generation who are members of youth organizations who are interested in Jabung mask art, 3. Artists who will receive grading up program. Artists here will act as connectors for artistic originality even though they have been graded up, 4. Collaborating partners in the sustainability and success of the gebyak performance program. The method or stages of program implementation are carried out by identifying potential and problems, process and results of analysis of community needs, description of target audience, arts intervention, implementation of programs with the community (education and outreach, training and mentoring), and monitoring & evaluation. Based on these stages, the results of the activities achieved are presented in a qualitative and quantitative descriptive manner. The result of this activity was to involve Community Empowerment, namely 25 women's youth organizations in practice. Keywords: revitalization; art; mask; jabung; gebyak