Muh. Habibulloh
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Aliran Naturalisme dan Konvergensi terhadap Perkembangan Sistem Pendidikan Islam Modern Selensya Alin Novinda Pratiwi; Muh. Habibulloh
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v5i1.143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan aliran Naturalisme dan aliran Konvergensi dalam perkembangan sistem pendidikan modern. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini akan menganalisis pemikiran para tokoh, seperti Ibnu Sina yang membawakan sudut pandang baru dalam konteks pendidikan modern ini. Aliran Naturalisme menekankan pentingnya pendidikan yang sesuai dengan perkembangan anak secara alami, yang mengedepankan pengalaman observasi dan pengalaman. Sedangkan aliran Konvergensi menyatukan faktor pembawaan dan lingkungan dalam proses pendidikan, menawarkan pendekatan holistik yang mengakui peran penting dalam konteks sosial dan budaya. Penelitian ini menemukan bahwa campuran kedua aliran ini menawarkan kerangka kerja yang relevan dan aplikatif untuk pendidikan Islam modern, bukan hanya menekankan atas pencapaiam akademis tapi juga mengembangkan karakter dan spiritual siswa. Jadi, penelitian ini mengusulkan bahwa pemahaman yang lebih mendalam untuk kedua aliran ini yaitu aliran Naturalisme dan aliran Konvergensi dapat meningkatkan kualitas pendidikan Islam yang membekali generasi muda sekarang dengan kemampuan untuk menghadapi tantangan global masa kini.
KARAKTERISTIK KURIKULUM DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Ria Mindi Anisa; Muh. Habibulloh
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v5i2.144

Abstract

Kurikulum dirancang untuk meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar. Dalam konteks pendidikan Islam, kurikulum memiliki penekanan khusus pada penghambaan kepada Allah, sehingga secara mendasar sangat terkait dengan tujuan utama ajaran Islam. Tulisan ini berupaya menguraikan hakikat kurikulum dari perspektif filsafat pendidikan Islam. Penelitian dilakukan melalui studi pustaka dengan menelaah berbagai referensi berupa buku dan jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa esensi kurikulum dalam filsafat pendidikan Islam mencakup beberapa komponen penting, seperti prinsip dasar kurikulum, karakteristik khas kurikulum Islam, serta ruang lingkup yang membentuknya. Filsafat dipahami sebagai proses berpikir secara mendalam, sistematis, menyeluruh, dan universal untuk menemukan kebenaran atau inti dari suatu persoalan. Dalam ranah pendidikan, filsafat berfungsi sebagai landasan reflektif untuk memahami berbagai realitas pendidikan secara komprehensif. Melalui pendekatan filsafati, dapat ditemukan arah, nilai, dan kebijakan yang mendukung kemajuan pendidikan. Dalam pendidikan Islam, fokus refleksi diarahkan pada kurikulum sebagai objek kajian. Kurikulum dipandang sebagai seperangkat rancangan yang berisi tujuan, materi, isi pelajaran, serta metode yang menjadi pedoman dalam kegiatan pembelajaran agar peserta didik mencapai kompetensi yang diharapkan. Kurikulum pendidikan Islam bertujuan membentuk kepribadian peserta didik sesuai ajaran Islam berlandaskan keimanan dan bersumber pada Al-Qur’an serta Hadis dengan orientasi pada kebahagiaan dunia dan akhirat. Selain sebagai dokumen perencanaan, kurikulum juga dipandang sebagai praktik pelaksanaan yang harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika perkembangan zaman, sehingga tetap relevan dalam membimbing peserta didik menuju tujuan pendidikan Islam.
Kisah Nabi Ya'qub AS dan Putra-putranya di Implementasikan dalam Konteks Tanggung Jawab Guru Pada Zaman Modern Muh. Habibulloh, Adinda Dwi Cahya; Muh. Habibulloh
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v5i1.146

Abstract

Tanggung jawab guru merupakan pilar utama dalam sistem pendidikan modern. Peran guru melampaui bukan hanya sebagai pengajar, tetapi meliputi sebagai pendidik, mentor, dan panutan yang memiliki kewajiban moral dan profesional untuk mmbimbing peserta didik menuju jalan yang benar. Tanggung jawab ini didefinisikan sebagai kesadaran penuh terhadap segala perbuatan dan konsekuensinya. Selaras dengan konsep dalam islam yaitu anak merupkan titipan Allah SWT yang wajib dipertanggungjawabkan. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan kisah Nabi Ya’qub terhadap putra-putranya sebagai suri tauladan dalam memberikan pendidikan, nasihat, dan solusi masalah yang dapat di implementasikan pada konsep tanggung jawab seorang guru pada zaman ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desaian studi literatur (library research), yang berfokus pada analisis mendalam terhadap kisah-kisah Nabi Ya’qub yang bersumber dri Al-Qur’an dan sumber literatur lainnya. Melalui metode ini, diharapkan dapat diperoleh sebuah pemahaman yang holistik dan komprehensif mengenai tanggung jawab guru yang adaptif menghadapi tantangan pendidikan di era modern ini.
Pemerolehan Bahasa Kedua Dalam Perkembangan Bahasa Pada Anak Nabilla Annajwa; Muh. Habibulloh
Journal of Arabic Education and Linguistic Vol 5 No 2 (2025): Bahasa Arab dan Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jael.v5i2.58529

Abstract

This study discusses the process of language acquisition in children by highlighting the conceptual differences between language acquisition and language learning according to key figures such as Stephen Krashen, B.F. Skinner, and Noam Chomsky. The purpose of this study is to describe the stages of children's language development and explain how the theories of behaviorism and innateness explain the mechanisms by which children acquire their first and second languages. The study uses a qualitative method with a literature study approach, which collects data from journals, articles, and academic works related to second language acquisition in children. The results show that language acquisition occurs naturally and subconsciously through intensive interaction with the environment, while language learning is formal and conscious in the classroom context. Skinner's theory emphasizes the role of stimulus-response and habituation in the formation of verbal behavior, while Chomsky emphasizes the existence of the Language Acquisition Device (LAD) as an innate device that processes linguistic input into language rules. This study concludes that informal environments rich in verbal interaction, especially within the family, play a dominant role in the success of children's language acquisition, while formal educational environments strengthen aspects of awareness and mastery of language structures.