ASI eksklusif di Provinsi Riau belum mencapai target yang diharapkan yaitu pada bayi usia kurang dari 6 bulan 49,7% (target 80%) per Februari 2023, dan 46,6% pada bayi usia 6 bulan (target 50%) per Mei 2023. Tingkat pendidikan ibu berperan penting dalam pengetahuan dan sikap terhadap pemberian ASI eksklusif. Ibu dengan pendidikan yang lebih tinggi cenderung memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang manfaat ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendidikan ibu dengan pemberian ASI ekslusif pada bayi di Puskesmas Bangkinang Kota. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 141 responden ibu menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dimana terdapat dua instrumen penelitian yaitu kuesioner pendidikan ibu dan pemberian ASI ekslusif. Hasil penelitian di dapatkan bahwa dari 47 responden yang memiliki pendidikan rendah terdapat sebanyak 26 responden (55,3%) yang memberikan ASI secara ekslusif kepada bayinya, sedangkan dari 94 45 responden yang berpendidikan tinggi terdapat sebanyak 24 responden (25,5%) yang tidak memberikan ASI secara ekslusif kepada bayinya. Analisis data didapatkan bahwa p-value = 0,035 yang lebih kecil dari nilai α (0,05). Hasil uji secara statistik bahwa terdapat hubungan antara pendidikan ibu dengan pemberian ASI secara ekslusif di UPT Puskesmas Bangkinang Kota. Penelitian ini diharapkan dapat mendorong ibu menyusui untuk lebih banyak menggali informasi tentang ASI Eksklusif baik melalui tenaga kesehatan, media, atau penyuluhan tentang pentingnya ASI Ekslusif serta menerapkan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari.