Ana Nur Khikmah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Konsep Ittihad dan Hulul dalam Tasawuf Islam: Perspektif Historis, Teologis, dan Kontemporer Ana Nur Khikmah; Feni Nur Rani; Sakina Farah Amalia; Annisa Amalia Puspita Dewi; Lutfi Guefera
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.7058

Abstract

Tasawuf Islam menekankan penyucian jiwa untuk mendekatkan diri kepada Allah, namun beberapa konsep seperti ittihad dan hulul menimbulkan kontroversi di kalangan ulama. Ittihad merujuk pada penyatuan rohani antara manusia dan Tuhan melalui proses fana’ dan baqa’, sedangkan hulul dipahami sebagai persemayaman sifat ilahi dalam manusia, yang jika dipahami secara literal berpotensi melanggar prinsip tauhid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka (library research) dengan analisis teks dari literatur klasik tasawuf, jurnal, dan kajian kontemporer, untuk mengkaji definisi, persamaan dan perbedaan, serta posisi kedua konsep dalam teologi dan filsafat Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa ittihad diterima secara simbolik dalam kerangka tasawuf Sunni dan selaras dengan prinsip tauhid serta doktrin wahdat al-wujud, sedangkan hulul ditolak jika dipahami literal dan hanya dapat diterima secara simbolik. Persamaan keduanya terletak pada pengalaman puncak spiritual dan fenomena ekstatis, sementara perbedaannya meliputi arah proses, penerimaan teologis, dan risiko penyimpangan akidah. Kajian ini menekankan pentingnya pemahaman simbolik untuk menjaga keseimbangan antara pengalaman mistik dan akidah, serta relevansi kedua konsep bagi konteks kontemporer di Indonesia maupun dunia.
ANALISIS INTEGRATIF PERSPEKTIF AL-QUR'AN DAN SAINS PENDIDIKAN MODERN Annisa Amalia Puspita Dewi; Fasya Amrina Rosyada; Ana Nur Khikmah
JURNAL EKSPERIMENTAL : Media Ilmiah Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyse the educational values embodied by Luqman in the Qur'an and examine their relevance to the dynamics of modern education through the integration of Qur'anic teachings and contemporary educational science. The research employed a qualitative library research method using an integrative approach. Primary data were obtained from the Qur'an, particularly Surah Luqman verses 12–19, supported by classical and contemporary Qur'anic commentaries, while secondary data were collected from books and scientific journals related to Islamic education and modern educational theories. Data was analysed using content analysis by identifying educational values, interpreting Qur'anic exegesis, and integrating the findings with contemporary educational concepts. The findings reveal that Luqman's educational model emphasizes the values of monotheism (tawhid), gratitude, moral awareness, worship, noble character, and social responsibility. These values are consistent with modern educational theories, including character education, positive psychology, social learning theory, constructivism, and educational neuroscience. The study concludes that Luqman's educational concept represents a holistic educational model that integrates spiritual, intellectual, emotional, and social dimensions. Therefore, it can serve as a relevant paradigm for strengthening Islamic education in addressing the challenges of the digital era and contemporary educational transformation.