Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS POLA MAKAN MASYARAKAT PESISIR TERHADAP KADAR ASAM URAT DAN KOLESTEROL DI DESA PATIOSO KECAMATAN LATAMBAGA KABUPATEN KOLAKA Wa Ode Gustiani Purnamasari; Asfani Yuhadi; Lilis Masturi
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL MEDILAB MANDALA WALUYA
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/medilab.v9i2.1406

Abstract

Masyarakat pesisir memiliki pola makan yang sangat bergantung pada hasil laut, yang berpotensi memengaruhi kadar asam urat dan kolesterol. Data prevalensi penyakit tidak menular di Kabupaten Kolaka menunjukkan asam urat urutan ke-3 pada tahun 2023 dan kolesterol urutan ke-2 pada tahun 2024 masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola makan masyarakat pesisir (nelayan) terhadap kadar asam urat dan kolesterol di Desa Patioso Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross- sectional. Populasi penelitian adalah masyarakat pesisir (nelayan) di Desa Patioso Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka, dengan sampel sebanyak 17 responden yang diambil menggunakan Teknik Purposive Sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner pola makan dan pemeriksaan kadar asam urat serta kolesterol menggunakan alat ABX Pentra 400. Analisis data dilakukan secara univariat (frekuensi, persentase) dan bivariat menggunakan Uji Fisher Exact Test. Hasil penelitian analisis bivariat menggunakan Uji Fisher menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara pola makan masyarakat pesisir dengan kadar asam urat (p-value = 0,001) dan kadar kolesterol (p-value = 0,001). Responden dengan pola makan buruk secara signifikan memiliki kadar asam urat dan kolesterol yang tinggi. Kesimpulan  penelitian  ini  adalah  pola  makan  masyarakat  pesisir  di  Desa  Patioso Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kadar asam urat dan kolesterol. Pola makan yang cenderung tinggi purin dan lemak jenuh berkorelasi positif   dengan   peningkatan   kadar   kedua   indikator   kesehatan   tersebut.   Disarankan   bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pola makan sehat, bagi instansi terkait untuk menggalakkan edukasi gizi, dan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian dengan cakupan yang lebih luas.