Masyarakat pesisir memiliki pola makan yang sangat bergantung pada hasil laut, yang berpotensi memengaruhi kadar asam urat dan kolesterol. Data prevalensi penyakit tidak menular di Kabupaten Kolaka menunjukkan asam urat urutan ke-3 pada tahun 2023 dan kolesterol urutan ke-2 pada tahun 2024 masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola makan masyarakat pesisir (nelayan) terhadap kadar asam urat dan kolesterol di Desa Patioso Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross- sectional. Populasi penelitian adalah masyarakat pesisir (nelayan) di Desa Patioso Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka, dengan sampel sebanyak 17 responden yang diambil menggunakan Teknik Purposive Sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner pola makan dan pemeriksaan kadar asam urat serta kolesterol menggunakan alat ABX Pentra 400. Analisis data dilakukan secara univariat (frekuensi, persentase) dan bivariat menggunakan Uji Fisher Exact Test. Hasil penelitian analisis bivariat menggunakan Uji Fisher menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara pola makan masyarakat pesisir dengan kadar asam urat (p-value = 0,001) dan kadar kolesterol (p-value = 0,001). Responden dengan pola makan buruk secara signifikan memiliki kadar asam urat dan kolesterol yang tinggi. Kesimpulan penelitian ini adalah pola makan masyarakat pesisir di Desa Patioso Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kadar asam urat dan kolesterol. Pola makan yang cenderung tinggi purin dan lemak jenuh berkorelasi positif dengan peningkatan kadar kedua indikator kesehatan tersebut. Disarankan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pola makan sehat, bagi instansi terkait untuk menggalakkan edukasi gizi, dan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian dengan cakupan yang lebih luas.