Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PENCARIAN DARAH TERINTEGRASI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE HAVERSINE UNTUK REKOMENDASI PMI TERDEKAT Atisya, Putri Kharisma; J, Foezi Arisandi S
SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan) Vol 7 (2025)
Publisher : SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong peningkatan efisiensi di berbagai bidang, termasuk layanan kesehatan. Salah satu aspek penting dalam pelayanan medis adalah ketersediaan darah yang cepat dan tepat sesuai kebutuhan pasien. Namun, proses pencarian darah di Palang Merah Indonesia (PMI) masih dilakukan secara manual, seperti melalui telepon atau kunjungan langsung, sehingga kurang efektif terutama pada kondisi darurat. Berdasarkan permasalahan tersebut, pengembangan ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Pencarian Darah Terintegrasi Berbasis Web dengan menerapkan Metode Haversine untuk memberikan rekomendasi lokasi PMI terdekat yang memiliki stok darah sesuai kebutuhan pengguna. Metode Haversine digunakan untuk menghitung jarak antara dua titik koordinat (lintang dan bujur) guna menentukan PMI terdekat secara akurat. Sistem ini dirancang berbasis web agar dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat maupun tenaga kesehatan, serta dilengkapi fitur pengelolaan stok darah, pencarian donor, hingga pengajuan permintaan darah secara digital. Pengujian dilakukan menggunakan pendekatan black-box testing untuk memastikan fungsi login, pencarian, dan permintaan darah berjalan dengan baik. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa sistem mampu menampilkan rekomendasi PMI terdekat dengan akurasi tinggi serta menyajikan informasi stok darah secara efisien. Pembuktian akurasi dilakukan dengan membandingkan hasil perhitungan jarak sistem menggunakan Haversine dengan perhitungan manual. Dari serangkaian pengujian tersebut, tingkat keberhasilan metode mencapai 95,93% hingga 99,94%, yang menunjukkan bahwa hasil perhitungan sistem sangat mendekati nilai manual. Selain itu, sistem menyediakan fitur pendukung seperti status permintaan darah, sehingga proses pencarian darah menjadi lebih cepat, tepat, dan terintegrasi.