Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Intrapersonal Mahasiswa dan Peran Orang Tua terhadap Tekanan Akademik Mahasiswa KPI UIN Ar-Raniry Syaqira Assyabirra; Suci Mulia; Ulva Khairun Nisa; Taufik
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v7i1.4421

Abstract

Tekanan akademik yang dialami mahasiswa sering kali tidak diimbangi dengan kemampuan komunikasi intrapersonal yang memadai, sehingga mahasiswa kesulitan mengenali kondisi diri, mengelola emosi, dan mengambil keputusan secara adaptif. Kondisi ini semakin kompleks ketika komunikasi dalam keluarga, khususnya peran orang tua, tidak selalu memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan psikologis mahasiswa. Komunikasi intrapersonal dan peran orang tua merupakan dua aspek yang memiliki pengaruh besar terhadap cara mahasiswa merespons dan menghadapi tekanan akademik. Komunikasi intrapersonal membantu mahasiswa dalam mengenali diri, mengevaluasi pikiran, mengelola emosi, serta menumbuhkan keyakinan diri ketika menghadapi tuntutan akademik. Sementara itu, peran orang tua tidak hanya terlihat melalui dukungan finansial, tetapi juga melalui dukungan moral, motivasi, dan ekspektasi akademik yang dapat membentuk respons psikologis mahasiswa terhadap tekanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana komunikasi intrapersonal dan peran orang tua berpengaruh terhadap tekanan akademik pada mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam kepada beberapa mahasiswa yang mengalami tekanan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa merasakan dukungan emosional dan moral dari orang tua melalui pola komunikasi keluarga yang terbuka dan suportif (conversation orientation), sehingga membantu mereka mengelola stres dan tetap adaptif. Namun, terdapat pula temuan mengenai kecenderungan conformity orientation, yaitu ketika orang tua menuntut kesesuaian dan membandingkan anak dengan orang lain, yang justru meningkatkan tekanan psikologis dan kecemasan akademik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kualitas komunikasi dalam keluarga memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan komunikasi intrapersonal mahasiswa dan kemampuan mereka menghadapi tekanan akademik secara sehat dan adaptif.