Cicillia Ika Wulandari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional kepala Ruang terhadap Implementasi Budaya Keselamatan Pasien di RS : Literature Review: The Influence of the Head of Room's Transformational Leadership Style on the Implementation of Safety Culture in Hospital : Literature Review Reflin Helmy Torar; Cicillia Ika Wulandari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3669

Abstract

Latar belakang: Keselamatan pasien merupakan hak pasien. Keselamatan pasien menjadi prioritas untuk layanan kesehatan di seluruh dunia. Salah satu faktor untuk meningkatkan keselamatan pasien adalah kepemimpinan. Kepemimpinan dengan gaya kepemimpinan transformasional dapat meningkatkan keselamatan pasien. Tujuan: Penelitian ini memberikan gambaran gaya kepemimpinan yang efektif untuk meningkatkan keselamatan pasien. Metode: Artikel ini ditulis dengan metode traditional narrative literature review. Sumber informasi artikel sebagai subjek utama penelitiaan ditelaah dengan penelusuran EBSCO, Proquest, Pubmed, Google Scholar, pencarian literatur dilakukan dengan kurun waktu penerbitan jurnal dari tahun 2017 hingga 2023. Hasil: Penelitian ini menunjukan secara keseluruhan artikel menjelaskan bahwa gaya kepemimpinan yang efektif untuk meningkatkan keselamatan pasien adalah gaya kepemimpinan transformasional. Kesimpulan: Gaya kepemimpinan transformasional berkontribusi positif untuk penerapan budaya keselamatan pasien di rumah sakit.
Analisis Beban Kerja Perawat Pelaksana dalam Mengevaluasi Kebutuhan Tenaga Perawat di RS X : Literature Review: Analysis Of Implementing Nurse Workload In Evaluating Nurse Requirements In X Hospital : Literature Review Ernest Kissinger, Yulian; Cicillia Ika Wulandari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3851

Abstract

Latar belakang: Beban kerja merupakan salah satu komponen penting dalam menghitung kebutuhan tenaga, Beban kerja perawat adalah jumlah total waktu keperawatan yang digunakan untuk melakukan kegiatan pokok, kegiatan penunjang dan kegiatan tambahan seorang perawat selama waktu kerja. Metode WISN (Workload Indicator Staffing Needs), berfungsi sebagai perhitungan dalam kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dengan menggunakan beban kerja oleh SDM kesehatan pada seluruh unit kerja pada fasilitas pelayanan. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk melakukan literature review mengenai Workload Indicator Staff Needes dan menganalisa beban kerja perawat dalam mengevaluasi kebutuhan tenaga perawat. Sehingga hasil dari review jurnal dapat memberikan gambaran mengenai implementasi dari metode Workload Indicator Staff Needes. Metode: Metode yang digunakan dalam penelusuran sumber data pada Literature Review ini yaitu dengan penelusuran database terdiri dari Wiley, ProQuest, Pubmed dan Google Scholar. Jurnal tersebut diseleksi berdasarkan kriteria inklusi. Dengan menggunakan kata kunci “beban kerja, Workload Indicator Staff Needes, WISN, perawat” Hasil: Hasil analisis menunjukan secara keseluruhan artikel menjelaskan bahwa salah satu komponen perhitungan kebutuhan tenaga adalah dengan melihat beban kerja. Metode WISN merupakan suatu metode perhitungan kebutuhan SDMK berdasarkan pada beban kerja nyata. Kesimpulan: Metode WISN ini dapat digunakan dalam menghitung kebutuhan jumlah tenaga perawat sehingga kualitas pelayanan, kepuasan pasien dan tenaga kesehatan dapat ditingkatkan sehingga memungkinkan manajer kesehatan menganalisis beban kerja perawat, menghitung kebutuhan staffing sehingga perawat secara efektif berkontribusi pada proses perencanaan tenaga kerja.