Latar belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang dapat diakibatkan dari kondisi ibu dengan anemia sejak remaja. Beberapa remaja putri di SMKN 12 Malang ditemukan tidak mengkonsumsi tablet Fe, sehingga perlu diberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap akan kesehatan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan, adanya dukungan teman sebaya, adanya dukungan orang tua dan guru, ketersediaan sumber informasi kesehatan, serta pengaruh pemberdayaan Remaja Peduli Stunting terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap suplementasi tablet Fe di SMKN 12 Malang. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain one group pretest-postest design dengan sampel sebanyak 31. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap remaja tentang suplementasi tablet Fe. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Seluruh responden telah mendapatkan informasi kesehatan melalui petugas puskesmas, sosial media, koran serta majalah. Hasil analisis adanya dukungan teman sebaya, guru serta orang tua, dapat memicu sikap remaja putri untuk mengkonsumsi tablet Fe. Hasil: Hasil penelitian didapatkan adanya peningkatan nilai rerata pengetahuan dan sikap responden setelah dilakukan intervensi berupa pemberian edukasi melalui pemberdayaan remaja. Hasil rerata pengetahuan tentang suplementasi tablet Fe (pre-test=69,9 dan post-test=90,8) dan rerata sikap (pre-test=54 dan posttest=77). Terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang suplementasi tablet Fe dengan p-value=0,000 0<0,05, dan sikap tentang suplementasi tablet Fe dengan p-value=0,000<0,05. Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh signifikan pada pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan sikap sebagai pengaruh pemberdayaan remaja peduli stunting terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri dalam suplementasi tablet Fe.