This Author published in this journals
All Journal LOKAKARYA
Darmayanti, Nefi
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Permainan Tradisional Engklek oleh Guru BK dalam Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak Autis di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Autis Sumatera Utara Karlina Nst, Putri; Khairuddin, Khairuddin; Darmayanti, Nefi
LOKAKARYA Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/lokakarya.v4i2.4957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran interaksi sosial anak autis, menerapkan permainan tradisional engklek pada anak autis, serta mengkaji pengaruh penerapan permainan engklek terhadap peningkatan interaksi sosial anak autis di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Autis Sumatera Utara. Latar belakang penelitian ini adalah adanya hambatan komunikasi dan interaksi sosial pada anak autis yang berdampak pada keterbatasan mereka dalam menjalin hubungan sosial yang sehat.Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta siswa autis di SLBN Autis Sumatera Utara. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial anak autis di SLBN Autis Sumatera Utara masih tergolong rendah, ditandai dengan minimnya inisiatif komunikasi, kontak mata, dan partisipasi kelompok. Penerapan permainan engklek dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan anak melalui visualisasi, demonstrasi, modifikasi aturan, serta penciptaan suasana bermain yang aman dan menyenangkan. Dampak penerapan permainan engklek terlihat dari meningkatnya partisipasi anak, kemampuan menunggu giliran, perhatian terhadap teman, serta ekspresi kegembiraan selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, permainan tradisional engklek dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak autis di lingkungan sekolah khusus.