Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sexual Fantasy and Alternative Universe: A Reception Study of Science Fiction Fans on the Film Dear David Baswedan, Fauzan Fahmi; Fauzan, Latif Ahmad
International Journal of Social, Economic, and Business Vol. 2 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Lavish Opulent Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65688/ijseb.v2i2.116

Abstract

This study explores the reception of science fiction fans toward the portrayal of sexual fantasy in the Alternative Universe (AU) narrative within the Indonesian film Dear David (2023). Using Stuart Hall’s reception analysis, the research aims to understand how audiences interpret the representation of adolescent sexuality, fantasy, and ethical boundaries in digital culture. The study employs a qualitative descriptive method with in-depth interviews involving ten informants identified as science fiction fans. Findings reveal two dominant audience positions negotiation and opposition. The negotiated position views sexual fantasy AU as creative spaces for self-expression, yet emphasizes the need for ethical awareness, privacy, and respect for cultural taboos surrounding sexuality. Conversely, the oppositional position rejects such depictions for their potential to normalize obsessive or inappropriate behavior, particularly when involving real identities without consent. The research also highlights that AU writing functions as an emotional outlet and a coping mechanism, especially among youth seeking freedom from social and familial pressures. However, the commodification of sexual content in AU communities raises further ethical concerns regarding consent, age restrictions, and digital literacy. This study concludes that while AU narratives offer imaginative freedom and psychological escapism, they must be accompanied by ethical sensitivity and media literacy to prevent misinterpretation or harmful normalization. It contributes to audience studies by contextualizing fan reception of sexual fantasy representation in Indonesian media and underscores the importance of family and education in guiding youth self-expression responsibly
PEMANFAATAN APLIKASI TIKTOK SEBAGAI SARANA SELF DISCLOSURE PADA AKUN @KALINGGABDT Kartikawati, Shasa Nadia; Rodiyah, Inayatur; Reno Kristianto, Daniel Evanda; Ariansyah, Sameer Dito; Baswedan, Fauzan Fahmi
VOXPOP Vol. 5 No. 2 (2023): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang bagaimana proses pemanfaatan aplikasi TikTok sebagai sarana self diclosure pada akun TikTok @Kalinggabdt. Perkembangan digital yang pesat membuat maraknya sosial media di masyarakat, salah satunya adalah TikTok. Awalnya aplikasi TikTok dipenuhi konten klip video yang diiringi tarian dan musik. Namun, seiring berjalannya waktu TikTok digunakan sebagai media promosi, konten pendidikan, ekonomi, politik, dan lain sebagainya. Fitur For Your Page dalamtiktok menjadi kunci bagi para pengguna mendapatkan banyak penonton. TikTok menjadi sarana yang memunculkan budaya berbagi dan memuat kegiatan pengungkapan diri atau self disclosure. Selanjutnya, peneliti ingin melihat bagaimana algoritma TikTok sebagai sarana self disclosure, terutama pemilik akun @Kalinggabdt. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan teori sinergitas milik Johari Window yang menjelaskan tentang cara seseorang dalam belajar membuka diri kepada orang lain dan mereka juga akan bersikap terbuka kepada orang lain. Teori ini didasari sikap keterbukaan individu pada orang lain, bagaimana individu tersebut berinteraksi secara terbuka dengan orang lain, dan menerima umpan balik. Penelitian inimenggunakan pendekatan studi kasus dan observasi terhadap pengguna TikTok pengikut akun Lingga. Hasil dari penelitian ini adalah akun @kalinggabdt telah membagikan informasi pribadi terkait kehidupannya sebagai guru, kisah asmara, persahabatan, keluarga, bahkan masa lalunya yang membuat orang-orang dapat mengenalnya melalui aplikasi TikTok tanpa harus menemuinya secara langsung. Konten-konten yang dibagikan berisi tentang sisi jati diri Lingga yang dibagikan kepada banyak orang melalui video dan bisa meraih engagement yang baik, sehingga hal ini membawa dampak yang positif bagi para pengguna TikTok.