Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menerapkan Metode Naïve Bayes dalam mendiagnosis status gizi balita, agar dapat mengoptimalkan pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) sebagai salah satu upaya pencegahan stunting. Status gizi balita merupakan indikator krusial dalam tumbuh kembang fisik dan mental anak, dan prevalensi stunting di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan yang cukup signifikan. Melalui aplikasi berbasis android yang bernama E-Diagnostic, penelitian ini memanfaatkan keahlian di bidang gizi untuk membantu kader posyandu dan praktisi kesehatan dalam memberikan informasi dan rekomendasi yang akurat terkait status gizi balita. Metode Naïve Bayes diterapkan untuk menganalisis data yang meliputi jenis kelamin, usia, berat badan, dan panjang badan bayi. Diharapkan hasil dari aplikasi ini dapat memudahkan para ibu dalam memantau status gizi anaknya dan mencegah terjadinya masalah gizi yang lebih serius.Kata Kunci— Naïve Bayes, Status Gizi Balita, Sistem Pakar. This study aims to analyzeand apply theNaïve Bayes method in diagnosing thenutritional status of toddlers, in order to optimizetheprovision of Complementary Foods (MPASI) as a measureto prevent stunting. Thenutritional status of toddlers is a crucial indicator in thephysical and mental development of children, and theprevalenceof stunting in Indonesia is still a significant health issue. Through an Android-based application called E-Diagnostic, this study utilizes expertisein thefield of nutrition to help posyandu cadres and health practitioners in providing accurateinformation and recommendations regarding thenutritional status of toddlers. TheNaïve Bayes method is applied to analyzedata that includes gender, age, weight, and length of thebaby. It is hoped that theresults of this application can makeit easier for mothers to monitor their children's nutritional status and prevent moreserious nutritional problems.Keywords— Naïve Bayes, Toddler Nutritional Status, Expert System.